| NIM | H1K009044 |
| Namamhs | NOVIAN DWI SUSANTO |
| Judul Artikel | KELIMPAHAN UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) PADA EKOSISTEM MANGROVE DI TRITIH KULON, CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini telah dilakukan dengan judul Kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis) pada Ekosistem Mangrove di Tritih Kulon, Cilacap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis) pada ekosistem mangrove dan mengetahui hubungan kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis) dengan kualitas air pada ekosistem mangrove di Tritih Kulon, Cilacap. Metode penelitian menggunakan metode survei, pengambilan sampel dengan menggunakan metode random sampling. Sampel diambil dari tiga titik dengan berdasarkan tingkat kerapatan mangrove pada stasiun I tingkat kerapatannya cukup tinggi (80%), stasiun II kategori sedang (50%) dan stasiun III kategori rusak (30%).dan dilalukan empat kali ulangan berdasarkan bulan terang dan bulan gelap. Alat tangkap yang digunakan dalam penelitian ini adalah jaring lingkar dengan mata jaring 2 ml. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2013 selama satu bulan di ekosistem mangrove, Desa Tritih Kulon, Kabupaten Cilacap. Analisis data menggunakan ANOVA dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan bahwa kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis tertinggi pada stasiun I (1.6715 ind/m2), diikuti stasiun II (1.445 ind/m2), dan terendah adalah stasiun III (1.24975 ind/m2). Kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis) dipengaruhi oleh kualitas air, parameter yang berpengaruh terhadap kelimpahan Udang Putih (Penaeus merguiensis) adalah bahan organik, oksigen terlarut, salinitas, suhu, pH. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | A research, entitled White Shrimp (Penaeus merguiensis) Abundance on the Mangrove Ecosystem in Tritih Kulon, Cilacap, has been carried out, aiming to determine White Shrimp (Penaeus merguiensis) abundance on the mangrove ecosystem and relationship between White Shrimp (Penaeus merguiensis) abundance with water quality in mangrove ecosystem of Tritih Kulon, Cilacap. A survey method applied random sampling techniques from three points based on mangrove density, i.e. the first station density levels high enough (80%), station II medium category (50%) and station III damaged category (30%), in quadruplicates during full and quarter moons. An encircling net was used consisting of 0.2 cm mesh size. The study was conducted during December 2013 in mangrove ecosystem of Tritih Kulon village, Cilacap regency. Data were analyzed for variance followed with Least Significant Difference (LSD) test. The results showed that highest White Shrimp abundance was at station I (1.6715 ind/m2), followed by station II (1.445 ind/m2), and the lowest was the third station (1.24975 ind/m2). White Shrimp abundance was affected by water quality parameters, i.e. organic matter, dissolved oxygen, salinity, temperature, and pH. |
| Kata kunci | kelimpahan, Udang Putih (Penaeus merguiensis), mangrove, Tritih Kulon, Cilacap |
| Pembimbing 1 | Ir. Purnama Sukardi, Ph.D |
| Pembimbing 2 | Dr. Tjahjo Winanto, MSi |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|