Artikel Ilmiah : H1G009016 a.n. Naufal Zackyyudin
| NIM | H1G009016 |
|---|---|
| Namamhs | Naufal Zackyyudin |
| Judul Artikel | Kualitas Perairan Pulau Pramuka Berdasarkan Indeks Saprobik Plankton |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Menurunnya kualitas perairan dapat diindikasikan dengan menggunakan indeks saprobik. Indeks saprobik merupakan suatu metode yang dapat menggambarkan tingkat pencemaran perairan dengan menggunakan pendekatan biologis. Plankton merupakan organisme yang sering dijadikan objek dalam studi kualitas air dibandingkan organisme lainnya. Penelitian yang dilakukan pada bulan Agustus 2013 di Perairan Pulau Pramuka bertujuan untuk mengetahui kelimpahan plankton serta kualitas perairan Pulau Pramuka berdasarkan Indeks Saprobik Plankton. Data kelimpahan plankton kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kelimpahan plankton sebesar 96.920 individu/L yang terdiri dari 62 genera yang terdiri dari 3 divisi fitoplankton dan 5 filum zooplankton. Kelas dengan kelimpahan tertinggi yaitu kelas Bacillariophyceae sebesar 39.248 individu/L dan kelimpahan terendah yaitu kelas Sagittidae sebesar 28 individu/L. Suhu permukaan air laut berkisar antara 28 – 310C, salinitas 31-34 ‰, pH 8, kecepatan arus 0-0,17 m/s, nitrat 0,71 - 3,99 ppm serta fosfat 0,100 - 0,023 ppm. Indeks Saprobik plankton berkisar +1,03 hingga +1,22 sehingga Pulau Pramuka dalam fase β-Meso/ oligosaprobik dengan sedikit senyawa organik dan anorganik serta tingkat pencemaran yang ringan atau rendah. Indeks Saprobik tertinggi pada Stasiun II dan terendah pada Stasiun IV, Kualitas perairan Pulau Pramuka dengan demikian tergolong sebagai perairan tercemar ringan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Declining water quality can be indicated by using the saprobic index. Saprobic index is a method that can be describe the level of water pollution by using a biological approach. Planktons are often used as an object in the study of water quality compared to other organisms. This study was conducted in August 2013. The method used in this study was survey method with Purposive Random Sampling on 4 sampling stations. The data of plankton abundance was analyzed descriptively. The results showed that the plankton abundance was 96,920 individuals/L that consists of 62 genera divided into 3 divisio and 5 phylums. The highest abundance is Bacillariophyceae classes in the amont of 39,248 individuals/L and the lowest abundance is Sagittidae class at 28 individuals/L. The temperature of water were 28 - 310C, salinity were 31-34 ‰, pH were 8, the current speed were between 0 to 0.17 m/s, nitrate were 0.71 to 3.99 ppm and phosphate were from 0.10 to 0.023 ppm. Plankton saprobic index which was obtained revolved between +1,03 until +1,22 hence Pramuka Island was categorized of β-Meso/ oligosaprobic phase with a little organic and anorganic compounds. The highest saprobic index found at Station II and the lowest found at Station IV. The waters quality of Pramuka Island was classified as lightly polluted water. Keyword: Plankton, Saprobic Index, Pramuka Island, Water Quality. |
| Kata kunci | Plankton, Indeks Saprobik, Kualitas Perairan |
| Pembimbing 1 | Dra. Nuraina Andriyani, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Maria Dyah Nur Meinita, S.Pi., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 65 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |