Artikel Ilmiah : A1L009118 a.n. ANNISA FAUZIYAH

Kembali Update Delete

NIMA1L009118
NamamhsANNISA FAUZIYAH
Judul ArtikelPATOGENISITAS BAKTERI MERAH (Serratia sp.) TERHADAP
HAMA WERENG BATANG COKLAT (Nilaparvata lugens STAL)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui faktor utama penyebab kematian wereng batang coklat (WBC); 2) mengetahui konsentrasi ekstrak bakteri merah yang paling efektif mematikan WBC. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian dilaksanakan dari bulan juli sampai Desember 2013. Penelitian terdiri dari 2 percobaan, yaitu: 1) Uji efek ekstrak BM dan suspensi BM,menggunakan rancangan acak lengkap, dengan 3 perlakuan dan 2 ulangan. Perlakuan terdiri dari ekstrak bakteri merah, suspensi bakteri merah dengan konsentrasi 5ml/1000 ml, dan air sebagai kontrol. 2) uji patogenisitas ekstrak BM, menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri dari ekstrak BM dengan konsentrasi 5, 10, dan 15 ml/1000ml, dan air sebagai kontrol. Variabel yang diamati adalah mortalitas WBC, waktu timbulnya kematian, dan gejala infeksi WBC. Hasil penelitian menunjukkan faktor utama penyebab kematian WBC adalah racun (metabolit sekunder) yang dihasilkan BM. Kematian WBC tersebut terjadi mulai saat 6 jam setelah perlakuan. WBC yang mati terinfeksi bakteri merah ditunjukkan dengan tubuhberwarna merah dan busuk basah hari pertama sebanyak 68% dan hari kedua sebanyak 76%. Perlakuan ekstrak BM dapat menyebabkanmortalitas WBC sampai dengan 57,06%. Tingkat mortalitas tersebut tidak berbeda nyata antar konsentrasi BM dan berbeda sangat nyata dengan kontrol (air). Konsentrasi yang efektif mematikan WBC adalah konsentrasi 5ml/l000ml air.


Abtrak (Bhs. Inggris)The goals of research were to: 1) determine the main factor that caused mortality of brown planthopper (BPH); 2) determine the best concentration of bacterial extract in killing BPH. This research was conducted at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Unsoed, Purwokerto, from July to December 2013. The research consisted of two experiments : 1) Test the effect of red bacteria extract and red bacteria suspension, used a completely randomized design with 3 treatments and 2 replications. Treatmets consisted of red bacteria extract, the red bacteria suspension 5ml/1000 ml of water, ad water as a control. 2) The pathogenicity test of red bacteria extract. The experimensuseda completely randomized design, with 4 treatments and 5 replications. The treatmens consisted of red bacteria extract of 5, 10, and 15ml/l000ml and water as a control.
The results showed the main factor that caused BPH was toxins (secondary metabolites) which produced of by red bacteria. The BPH deadh omlured at 6 hours after treatment. The insect that died due to be red bacteria showed their bodies red color and wet rot on first day 68% and the second day 76%. The red bacteria extract caused mortality up to 57.06%. the mortality rate was not significantly different between red bacteria concentrations, and significantly different to the control (water). The effective concentration was 5ml/1000ml of water.
Kata kuncibakteri merah, patogenisitas, wereng batang coklat.
Pembimbing 1Prof. Dr. Ir. Sudjarwo
Pembimbing 2Dr. Ir. Rostaman, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.