Artikel Ilmiah : A1L009199 a.n. PANGHEGAR UNGGUL JUWANA
| NIM | A1L009199 |
|---|---|
| Namamhs | PANGHEGAR UNGGUL JUWANA |
| Judul Artikel | RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA INTERVAL WAKTU PEMBERIAN DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR BIO P 2000 Z |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanaman selada merupakan tanaman sayur yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi dan cukup digemari masyarakat. Perlunya kajian budidaya tanaman selada untuk mengetahui interval waktu pemberian dan konsentrasi pupuk Bio P 2000 Z yang tepat, agar diperoleh pertumbuhan dan hasil yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) interval waktu pemberian pupuk Bio P 2000 Z yang paling tepat untuk pertumbuhan dan hasil pada tanaman selada, 2) konsentrasi paling tepat pemberian Pupuk Bio P 2000 Z untuk pertumbuhan dan hasil pada tanaman selada, 3) interaksi antara interval waktu dan konsentrasi pemberian pupuk Bio P 2000 Z. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Melung, Kecamatan Kedung Banteng, Kabupaten Banyumas pada bulan Mei sampai Juni 2013. Penelitian ini merupakan percobaan lapang menggunakan Rancangan Petak Terpisah (Split Plot Design), dengan rancangan dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang dicoba terdiri atas 2 faktor yaitu interval waktu pemberian pada petak utama yang terdiri atas 2 taraf yaitu pemberian pupuk 7 hari sekali dan 14 hari sekali serta konsentrasi pupuk Bio P 2000 Z pada anak petak yang terdiri atas 4 taraf yaitu 0%; 2,5%; 5%; dan 7,5% dengan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh ditabulasi dan dianalisis dengan uji F taraf kesalahan 5% untuk mengetahui pengaruh masing-masing perlakuan yang dicoba pada variabel yang diamati. Apabila terdapat keragaman maka dilakukan uji lanjut dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil selada dipengaruhi oleh interval waktu dan konsentrasi pupuk. Interval waktu pemberian pupuk Bio P 2000 Z yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil selada terbaik adalah 7 hari sekali. Luas daun,bobot akar kering, bobot tanaman segar, bobot tanaman kering, dan bobot tajuk segar menunjukkan respon, sedangkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot akar segar, bobot tajuk kering, dan bobot tanaman per petak efektif menunjukkan respon tidak nyata pada perlakuan interval waktu pemberian pupuk. Konsentrasi pemberian pupuk Bio P 2000 Z yang menunjukkan pertumbuhan dan hasil selada terbaik adalah konsentrasi 5%. Tinggi tanaman, luas daun, bobot tanaman kering, bobot tanaman segar, panjang akar, bobot tajuk segar, dan bobot tanaman per petak efektif menunjukkan respon, sedangkan jumlah daun, bobot akar segar, dan bobot tajuk kering menunjukkan respon tidak nyata pada perlakuan konsentrasi pupuk. Terdapat interkasi antara interval waktu pemberian dan konsentrasi pupuk Bio P 2000 Z pada luas daun, bobot tanaman segar, bobot akar kering, dan bobot tajuk segar. Interval waktu pemberian dan konsentrasi pupuk Bio P 2000 Z terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman selada adalah 7 hari sekali pada konsentrasi 5%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lettuce is a vegetable crop that has a high economic value and quite popular of public. Need studies to determine the lettuce crop interval timing and concentration of fertilizer Bio P 2000 Z, in order to obtain optimum growth and yield. This study aims to determine: 1) the best interval application of Bio P 2000 Z fertilizer for growth and yield lettuce, 2) the best concentration of Bio P 2000 Z fertilizer for growth and yield in lettuce, 3) interaction between intervals and concentration of Bio P 2000 Z application. Research was conducted in the Melung village, Kedung Banteng District, Banyumas on May to June 2013. This field experiment used Split Plot Design, with the basic design of randomized block design (RBD). Attempted treatment consists of 2 factors there were interval (main plot), which consists of 2 levels: every 7 days and every 14 days. Concentration of fertilizer Bio P 2000 Z (subplot) consisting of 4 levels: 0% , 2 , 5 %, 5 %, and 7.5 % with 3 replications. The data obtained were tabulated and analyzed by F test error level of 5% to determine the effect of each treatment were tested in the observed variables. If there is diversity then tested further by using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) error rate of 5%. The results showed that the growth and yield of lettuce is affected by the intervals and the concentration of fertilizer. The interval fertilizer treatment of Bio P 2000 Z which showed the best growth and yield of lettuce was every 7 days. Leaf area, root dry weight, plant fresh weight, plant dry weight, and the weight of fresh editorial showed a response, whereas plant height, number of leaves, root length, root fresh weight, dry weight of the canopy, and the effective weight of plants per plot showed no response on the interval fertilizer treatment.. The concentration of fertilizer Bio P 2000 Z which showed the best growth and yield of lettuce is 5% concentration. Plant height, leaf area, plant dry weight, plant fresh weight, root length, fresh weight of the canopy, and the effective weight of plants per plot showed a response, whereas the number of leaves, fresh root weight and dry weight of the canopy showed no response on the concentration fertilizer treatment. There is interaction between interval timing and concentration of fertilizer Bio P 2000 Z on leaf area, plant fresh weight, dry root weight and fresh weight of the canopy. The best interval and concentration of fertilizer Bio P 2000 Z for the growth and yield of lettuce plants were every 7 days and 5% concentration. |
| Kata kunci | selada, interval waktu, konsentrasi, pupuk Bio P 2000 Z |
| Pembimbing 1 | Ir. Eny Rokhminarsi.,MP. |
| Pembimbing 2 | Dyah Susanti, SP.,MP. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 53 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |