Artikel Ilmiah : A1L009068 a.n. YOAN MAULANA
| NIM | A1L009068 |
|---|---|
| Namamhs | YOAN MAULANA |
| Judul Artikel | Kajian Pemberian Urin Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica rapa var.parachinensis L) pada Media Tanam Arang Sekam |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Caisim termasuk sayuran daun yang layak dikembangkan di Indonesia, karena sangat mudah untuk dibudidayakan dan banyak kalangan yang menyukai dan memanfaatkannya. Untuk meningkatkan produksi caisim dapat dilakukan dengan cara mulai memanfaatkan media tanam yang berbeda seperti arang sekam dan pupuk organik seperti urin sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pertumbuhan dan hasil tanaman caisim pada media tanam arang sekam dengan pemberian urin sapi, 2) pengaruh konsentrasi urin sapi yang paling sesuai bagi pertumbuhan dan hasil tanaman caisim pada media tanam arang sekam, 3) pengaruh interval pemberian urin sapi yang paling sesuai bagi pertumbuhan dan hasil tanaman caisim pada media tanam arang sekam, dan 4) pengaruh interaksi dari konsentrasi urin sapi dan interval pemberian urin sapi yang paling sesuai bagi pertumbuhan dan hasil tanaman caisim pada media tanam arang sekam. Penelitian dilaksanakan di plastic house Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto dengan ketinggian tempat 110 meter diatas permukaan laut (dpl). Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2013. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 9 kombinasi perlakuan ditambah kontrol dan ulangan sebanyak 3 kali digunakan dalam penelitian ini. Faktor yang dicoba adalah konsentrasi urin sapi dan interval pemberiannya. Konsentrasi urin sapi terdiri dari tiga taraf yaitu 25 ml/l, 50 ml/l dan 75 ml/l, sedangkan interval pemberiannya yaitu 2 hari sekali, 4 hari sekali dan 6 hari sekali. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), panjang daun (cm), luas daun (cm), volume akar (ml), bobot brangkasan segar (g), bobot tajuk segar (g) dan bobot brangkasan kering (g). Analisis data dilakukan dengan analisis ragam, kemudian dilanjutkan dengan uji Dunnet untuk membandingkan kombinasi perlakuan dengan kontrol dan uji DMRT pada taraf kesalahan 5% untuk membandingkan tiap kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian urin sapi konsentrasi 25 ml/l dengan interval pemberian 4 hari sekali mampu meningkatkan bobot brangkasan segar dan bobot tajuk segar. Perlakuan berbagai konsentrasi urin sapi menunjukkan pengaruh yang sama pada semua variabel pengamatan. Perlakuan berbagai interval pemberian urin sapi menunjukkan pengaruh yang sama pada semua variabel pengamatan. Interaksi antara konsentrasi urin sapi dan interval pemberian urin sapi berpengaruh pada bobot brangkasan segar dan bobot tajuk segar. Hasil bobot brangkasan segar dan bobot tajuk segar tertinggi diperoleh dari interaksi konsentrasi urin sapi 25 ml/l dan interval pemberian urin sapi 4 hari sekali. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Green mustard included into a proper leaf vegetables developed in Indonesia, because it is very easy for cultivated and many who love and exploit it. To increase production of caisim can be done by starting to harnessing the planting of different media such as charcoal husk and organic fertilizers like cow's urine. This research aims to find out 1) growth and yield of greens mustard in husk charcoal planting media given of cow urine, 2) Effect of cow urine concentration on the growth and yield of green mustard in husk charcoal planting media, 3) Effect of giving interval of cow urine on the growth and yield of green mustard in husk charcoal plating media, and 4) Effect of interaction between cow urine concentrations and giving intevals most suitable for the growth and yield of green mustard in husk charcoal planting media. The research was conducted in the plastic house at the Faculty of Agriculture, University of General Soedirman, Karangwangkal, Purwokerto at 110 meters above sea level, in September and October 2013, using Randomized Block Design with 9 combination treatment plus control and 3 replication was used in this research. Factors tried were the concentration of the cow urine and giving intervals of cow urine. Cow’s urine concentration consistsed of three levels,25 ml/l, 50 ml/l and 75 ml/l, while giving intervals consisted of three level, 2 days, 4 days and 6 days. The variables measured were plant heigh (cm), number of leaves (strands), leaf length (cm), leaves widht (cm), leaf area (cm), root volume (ml), weight of fresh plant, (g), weight of fresh shoot (g) and weight of dried plant (g). Data were analyzed using variance analysis and then continued by Dunnet test to compare combination treatment with control and DMRT test standard error 5 % to compare each combination treatment. The results showed giving of cow urine concentration of 25 ml/l and giving interval of 4 days was able to increase weight of fresh plant and weight of fresh shoot. Treatment of cow urine concentration showed the same effect in any variables observations. Treatment intervals giving cow urine showed the same effect in any variables observation. The interaction between the concentration of cow urine and giving intervals of cow urine was significant in variable of weight of fresh plant and weight of fresh shoot. The highest weight of fresh plant and weight of fresh shoot were obtained from interaction between fresh cow urine concentration of 25 ml/l and giving interval of 4 days. |
| Kata kunci | caisim, arang sekam, urin sapi, interval |
| Pembimbing 1 | Ir. Slamet Rohadi S., M.Agr. St |
| Pembimbing 2 | Ir. Sobardini Mardin, MS |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 60 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |