Artikel Ilmiah : H1F008019 a.n. IRFAN SUKMONO

Kembali Update Delete

NIMH1F008019
NamamhsIRFAN SUKMONO
Judul ArtikelGEOLOGI DAN KARAKTERISTIK FASIES TURBIDIT FORMASI WATURANDA DAERAH SAMPANG DAN SEKITARNYA KECAMATAN SEMPOR KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Lokasi penelitian berada di daerah Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Daerah penelitian dibatasi oleh koordinat 109,473190-109,507350 BT dan 7.5073430-7.5521460¬¬ LS dengan luas daerah penelitian 25 km2. Daerah penelitian merupakan bagian dari Formasi Waturanda yang diendapkan melalui arus turbid berumur Miosen Awal.
Secara umum daerah penelitian terbagi menjadi dua satuan dasar morfologi yaitu bentang alam pegunungan lipatan dan bentang alam pegunungan sesar. Struktur geologi yang berkembang di daerah ini berupa struktur lipatan berarah barat timur yang berasosiasi dengan struktur sesar naik dan anjak yang berarah barat-timur. Struktur sesar mendatar kiri berarah timurlaut-tenggara dan sesar mendatar kanan berarah baratlaut-tenggara. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi enam satuan tidak resmi, dari tua ke muda yaitu, Satuan Batulempung, Satuan Tuf-batulempung, Satuan Batupasir-batulempung 1, Satuan Breksi, Satuan Batupasir-batulempung 2 dan Satuan Batupasir-batulempung 3.
Fasies turbidit Formasi Waturanda pada daerah penelitian terdiri dari fasies Breccias atau fasies A, fasies Pebbly Sandstones atau fasies A4, fasies Massive Sandstones atau fasies B2 dan fasies Classical Turbidites atau fasies C dan D. Mekanisme pengendapan sedimen pada Formasi Waturanda dipengaruhi oleh arus gravitasi meliputi arus turbid, Debris Flow/Sandy Debris Flow dan Bottom Current Reworking. Formasi Waturanda pada daerah penelitian dibagi menjadi dua bagian dalam model kipas laut dalam yaitu Outer Fan dan Middle Fan.
Sedimentasi pada Formasi Waturanda melibatkan proses erupsi Gunung Api Waturanda. Hasi sedimen erupsi mengalir pada bawah permukaan air melalui aliran piroklastik kemudian diendapkan terlebih dahulu pada lereng gunung api selanjutnya mengalami proses re-sedimentasi dan diendapkan kembali melalui mekanisme arus gravitasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The study area is located in Sampang, Kebumen, Middle Java. Geographically it is located between 109,473190-109,507350 BT and 7.5073430-7.5521460¬¬ LS with covered area 25 km2. The study area is a part of Waturanda Formation which formed by turbid flows from Early Miocene.
There are two main geomorphologics units in the study area that is folded ridge landform and fault ridge landform. Geological structure in this study area is a fold (E-W trend) associated with thrust fault (E-W trend), dextral strike slip fault (NE-SW trend), and sinistral strike slip fault (NW-SE trend). Stratigraphic of study area can be grouped into six unofficial lithostratigraphy units from Eocene to Middle Miocene, that is Claystone Unit, Tuff-claystone Unit, Sandstone-claystone 1 Unit, Breccia Unit, Sandstone-claystone 2 Unit and Sandstone-claystone 3 Unit.
There are Facies turbidites of Waturanda Formation in this study area is : Breccias facies or A1 facies, Pebbly Sandstones facies or A4 facies, Massive Sandstones facies or B2 facies and Classical Turbidites facies or C and D facies. Mechanism of deposition sediment in Waturanda Formation influence by gravity flow, include like turbid flows, debris flow/sandy debris flow and bottom current reworking. This study area can be parting in two unit of submarine fan model, there are Outer Fan and Middle Fan of submarine fan model.
Sedimentation of Waturanda Formation engage of Waturanda Volcano eruption activity. Sediment of eruption deposited by pyroclastic flow in subaqueous conditions on steep volcano slope and then remobilized as gravity flow.
Kata kunciFasies turbidit, Formasi Waturanda, Geologi daerah Kebumen
Pembimbing 1Eko Bayu Purwasatriya, S.T., M.Si
Pembimbing 2Siswandi, S.T., M.T
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.