Artikel Ilmiah : C1A010005 a.n. MUHAMAD REZA PAHLEVI
| NIM | C1A010005 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMAD REZA PAHLEVI |
| Judul Artikel | FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELUANG PEKERJA KELUAR SEKTOR PERTANIAN DI KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini merupakan penelitian survai pada tenaga kerja yang bekerja pada sektor pertanian dan non pertanian di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Penelitian ini mengambil judul: “ Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Peluang Pekerja Keluar Sektor Pertanian di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi peluang pekerja keluar sektor pertanian di Kecamatan Juntinyuat Kabupaten Indramayu, dan mengetahui elastisitas peluang tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian di Kabupaten Indramayu. Populasi dalam penelitian ini adalah individu yang berusia ≥ 17 tahun yang telah bekerja, baik di sektor pertanian maupun non-pertanian, di Kecamatan Juntinyuat yang berjumlah 82.257. Dengan menggunakan purposive sampling yang di pilih secara acak dan jumlah pekerja yang terpilih sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa: (1) pendapatan tidak signifikan karena nilai signifikannya > 0,05 yaitu sebesar 0,897. Umur tidak signifikan karena nilai signifikannya > dari 0,05 yaitu sebesar 0,426. Sedangkan pendidikan memiliki pengaruh yang signifikan karena nilainya < dari 0,05 yaitu sebesar 0,018, (2) variabel pendidikan merupakan variabel yang memberikan pengaruh elastis terhadap peluang pekerja untuk bekerja di sektor non pertanian. Kesimpulan dan Implikasi di atas yaitu variabel yang paling signifikan adalah tingkat pendidikan karena semakin tinggi tingkat pendidikan semakin besar peluang kerja di sektor non pertanian. Sedangkan variabel yang paling berpengaruh elastis terhadap peluang pekerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian adalah variabel pendidikan. Implikasinya adalah Peralihan tenaga kerja dari sektor pertanian ke sektor non pertanian di Kabupaten Indramayu akan menyebabkan tenaga kerja di sektor non pertanian akan semakin meningkat, artinya pemerintah harus membangun lapangan pekerjaan baru di sektor non pertanian agar tidak terjadi pengangguran, dan pendidikan di masyarakat di sekelilingnya harus semakin ditingkatkan lagi, agar semakin banyak pekerjaan yang di pilih. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is a survey research on the labour of agricultural and non-agricultural sectors in the Juntinyuat Indramayu district in Indramaya regency. This research is entitles: " The Affecting Factors of Labour’s Opportunity in Non-Agricultural Sector in Juntinyuat District Indramayu Regency". The purpose of this research is to discover the affecting factors of labour’s opportuniy in non-agricultural sector in indramayu regency, and discover the elasticity of labor transition from agriculture to non- agriculture in Indramayu regency . The population in this research were individuals aged ≥ 17 years who had worked both in agricultural and non - agricultural sector, in Juntinyuat District with its total 82.257. By using purposive sampling that were selected randomly and the number of selected workers were 100 respondents . Based on the research and the analysis of data result showed that : (1) the independent variables were not significant, the income variable was not significant because its significant value > than 0.05 which 0.897. Age was not significant because its significant value was > than 0.05 which was 0.426 . While education has a significant effect because the value is < than 0.05 is equal to 0.018 , (2) the education variable had the biggest influence on the transition of labour in Juntinyuat District Indramayu Regency. The Conclusion and the Implication of the previous result are the most significant variable is the level of education due to the higher level of education the greater the employment opportunity in the non-agricultural sector . While the variable which had the biggest influence on the labour transition to non-agricultural sector is the education variable. The implication is the labour transition from agricultural to non- agricultural sector in Indramayu district will lead to the increasing of labour in non-agricultural sector. This means that the government should create new jobs in non-agricultural sector in order to avoid unemployment, and improve the quality of education in the surrounding communities should, so that create more labour’s opportunity to be selected. |
| Kata kunci | Peluang pekerja, pendapatan, umur, pendidikan |
| Pembimbing 1 | Drs. Goro Binardjo, M. Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Herman Sambodo, M.P. |
| Pembimbing 3 | Drs. Indi Sutopo, MM |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 79 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |