Artikel Ilmiah : A1L009147 a.n. MUHAMAD FARIDUL KHUJAJ

Kembali Update Delete

NIMA1L009147
NamamhsMUHAMAD FARIDUL KHUJAJ
Judul ArtikelEVALUASI KEMAMPUAN LAHAN KERING WILAYAH KECAMATAN KLAMPOK KABUPATEN BANJARNEGARA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK MENDUKUNG ARAHAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penggunaan lahan untuk keperluan pertanian dan bukan pertanian guna peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia semakin meningkat, sehingga menyebabkan penyempitan dan kerusakan lahan-lahan subur. Upaya pengembangan pertanian lahan kering agar mendapatkan hasil yang optimal dan berkelanjutan dapat dilakukan evaluasi kemampuan lahan. Evaluasi kemampuan lahan merupakan suatu parameter dalam menentukan pengelolaan dan pengolahan lahan secara tepat berdasarkan potensi dan tingkat kemampuan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetahui kelas kemampuan lahan dan faktor penghambat penggunaan lahan untuk pertanian berkelanjutan serta mengetahui penggunaan lahan yang belum sesuai dengan pertanian berkelanjutan di wilayah Kecamatan Klampok.
Penelitian ini dilaksnakan di Kecamatan Klampok, Kabupaten Banjarnegara dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan, yaitu dimulai bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei tanah berdasarkan satuan lahan homogen. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah tekstur tanah, lereng permukaan, kedalaman efektif, drainase tanah, keadaan erosi, batuan permukaan, dan ancaman banjir. Data yang diperoleh, dipakai dan disesuaikan sebagi data dalam evaluasi kemampuan lahan berdasarkan metode penghambat yang dikemukakan oleh Arsyad (2006).
Hasil penelitian menunjukan bahwa di Kecamatan Klampok terdapat 4 kelas kemampuan lahan yaitu kelas III seluas 292,29 ha, kelas IV seluas 976,97 ha, kelas VI seluas 272,85 ha, dan kelas VII seluas 23,89 ha. Sedangkan factor penghambatnya yaitu kedalaman efektif (K), drainase tanah (d), batuan permukaan (b), kelerengan (l), dan erosi (e). Di wilayah studi terdapat penggunaan lahan yang belum sesuai dengan pertanian bekelanjutan yaitu penggunaan lahan tegalan pada kelas IV dan kelas VI yang memiliki luas 38,4 ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research examines about the evaluation of land capability in the area of Klampok Sub District to support the direction of sustainability agriculture. Purpose of this research is to knowing the class of land capability and inhibitor of land use to sustainable agriculture in Klampok subdistrict. The method that use is a field survey which is held in Klampok Sub District, Banjarnegara Regency from December 2012 until February 2013. The research used a working base map area, that is Homogeneous Land Units map which is gotten overlay from administration map, land use map, slope map, soil map. The method of class determination based on class of land capability table refers to Arsyad 1989. According to the procedure obtained 10 Homogeneous Land Units. The observation result shown that in Klampok Sub District have 4 class land capability, there are class III 292.29 ha wide land, class IV 976.97 ha wide land, class VI 272.85 ha wide land, and class VII 23.89 ha wide land. In the other hand, there are many resisting factor e.g. effectif depth (K), land drainage (D), surface rock (B), slope (L) and erosion (E). In the study area, there are unsuitable land use which are dry land in class IV and VI 38,4 ha wide land.
Kata kunciEvaluasi Kemampuan lahan, Satuan Lahan Homogen, Tumpang susun, Arahan pertanian berkelanjutan.
Pembimbing 1Drs. Suwardi, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ir. Saparso, M. P.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.