Artikel Ilmiah : A1L009021 a.n. BUDI ARIFIN

Kembali Update Delete

NIMA1L009021
NamamhsBUDI ARIFIN
Judul ArtikelUJI EMPAT ISOLAT BAKTERI ANTAGONIS TERHADAP PENYAKIT LAYU BAKTERI Ralstonia solanacearum PADA TANAMAN KENTANG DI WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)RINGKASAN
Kentang merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Salah satu kendala budidaya tanaman kentang adalah serangan bakteri Ralstonia solanacearum E.F Smith. Kehilangan hasil akibat serangan patogen ini mencapai 40-100%. Pengendalian dengan agensia hayati banyak dikaji. Beberapa agensia hayati telah ditemukan, di antaranya Bacillus sp. B2, Bacillus sp. B4, Pseudomonas sp. P19 dan Pseudomonas sp. P20, namun penggunaannya untuk mengendalikan R. solanacearum di daerah Wonosobo belum pernah dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan empat bakteri antagonis: 1) dalam mengendalikan penyakit layu bakteri R. solanacearum pada tanaman kentang, 2) dalam mengimbas ketahanan tanaman kentang terhadap bakteri R. solanacearum, dan 3) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang di daerah endemis.
Penelitian ini dilaksanakan di pertanaman kentang petani di Desa Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo (pada ketinggian tempat ±1.600 m dpl) dari bulan April sampai Agustus 2013. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan yang dicoba meliputi: kontrol, Pseudomonas sp. P19, Pseudomonas sp. P20, Bacillus sp. B2, Bacillus sp. B4 dan bakterisida dicampur fungisida. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah umbi kentang, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar akar, bobot kering akar, dan bobot umbi, analisis senyawa fenol (tanin, glikosida dan saponin), periode inkubasi, intensitas penyakit, laju infeksi, dan kepadatan akhir antagonis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa empat bakteri antagonis belum mampu mengendalikan penyakit layu bakteri pada tanaman kentang di daerah endemis. Bakteri antagonis belum mampu mengimbas ketahanan tanaman kentang terhadap bakteri R. solanacearum. Pemberian empat bakteri antagonis belum mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kentang di daerah endemis.
Abtrak (Bhs. Inggris)SUMMARY
Potato is one of important commodities in Indonesia. One of potato cultivation obstacles is Ralstonia solanacearum E. F Smith. Potato losses caused by the bacterial pathogen reach 40-100%. Biological control agent have been studied, some biological agents have been isolate such as Bacillus sp. B2, Bacillus sp. B4, Pseudomonas sp. P19, Pseudomonas sp. P20 its uses to control R. Solanacearum at Wonosobo area never been studied. This research aimed at knowing : 1) the ability of four bacterial antagonists in controlling bacterial wilt on potato plants, 2) the effect of those antagonists in inducing crops resistance to ward solanacearum, and 3) the effect of those antagonists on growth and yield at endemic areas.
This research was carried out at potato field Kejajar Vilage, Kejajar Subdistrict, Wonosobo Regency (at altitude of 1.600 m above sea level) started from April to August 2013. Randomized block design was used with 6 treatments and 4 replicates. The treatments tested were: control, Pseudomonas sp. P19, and Pseudomonas sp. P20, Bacillus sp. B2, Bacillus sp. B4 and bactericide mixed with fungicides. Variables observed was crop height, amount of potato tubers, crop fresh weight, crop dry weight, root fresh weight, root dried weight, and the weight of tuber, analysis of phenolic compounds (tannins, glycosides and saponins), the incubation period, disease intensity, rate of infection, and rate density of the antagonist.
Results of the research showed that the four bacterial antagonists could not been able to control bacterial wilt disease in potato crops at endemic areas. Antagonists bacterial could not been able to induce resistance of potato. the four bacterial antagonists could not been able to increase the growth and yield potatoes at the endemic areas.
Kata kunciKentang, R. solanacearum, Pseudomonas sp., Bacillus sp. Agensia Hayati
Pembimbing 1Prof.Ir. Loekas Soesanto, M.S., Ph.D.
Pembimbing 2Ir. Abdul Manan, M.P.
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman86
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.