Artikel Ilmiah : N1A006044 a.n. DALIH SUGILAR ADIMANGGALA

Kembali Update Delete

NIMN1A006044
NamamhsDALIH SUGILAR ADIMANGGALA
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA KEHAMILAN PADA REMAJA DENGAN KEJADIAN KELAHIRAN BAYI PREMATUR DI RSUD BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Risiko kelahiran prematur pada remaja berkaitan dengan usia ibu yang secara biologi belum matang. Faktor lain yang berpengaruh adalah tekanan sosial yang menimbulkan stres atau kurangnya pengetahuan akan kehamilan, sehingga ibu tidak mengetahui tanda-tanda bayi lahir prematur seperti adanya infeksi dalam rahim, ketuban pecah dini, sehingga kondisi kandungan pada remaja lemah, sehingga timbul pendarahan. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara kehamilan pada remaja dengan kejadian kelahiran bayi prematur di RSUD Banyumas.Jenis penelitian yang digunakan observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif dengan menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden 105 orang. Analisa hubungan menggunakan uji chi-square. Hasilnya adalah 1) Karakteristik responden rata-rata berumur 10-19 tahun (84,76%), , tinggi badan >154cm (83,81%), dengan pendidikan SMP (47,61%), serta pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (64,76%). 2) Kejadian kehamilan remaja di RSUD Banyumas sebanyak 84,76%. 3) Kejadian bayi lahir prematur di RSUD Banyumas selama periode September 2011 - September 2012 sebanyak 65,71%. 4)Uji chi-square: terdapat hubungan antara kehamilan pada remaja dengan kejadian kelahiran bayi prematur di RSUD Banyumas dengan nilai signifikan (p value) 0,000 lebih kecil dari nilai (α)= 0,05.Ada hubungan antara kehamilan pada remaja dengan kejadian kelahiran bayi prematur di RSUD Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)The risk of preterm delivery in adolescents related to the age of the mother is biologically. Another influential factor is the social pressures that cause stress or lack of knowledge of the pregnancy, so that the mother does not know the signs of premature birth such as an infection in the uterus, premature rupture of membranes, so that the condition of weak content in adolescents, causing bleeding. To determine the relationship between the incidence of teenage pregnancy in preterm births in RSUD Banyumas. The study used an observational retrospective cohort analytic approach used simple random sampling with respondents 105. There analysis relationship using chi-square test.1) Characteristics of respondents average age of 10-19 years (84,76%), height >154cm (83,81%), with secondary education (47,61%), as well as the work of housewives (64,76%). 2) The incidence of teenage pregnancy in the hospitals is 84,76%. 3) incidence of premature birth in RSUD Banyumas during the period September 2011-September 2012 as much as 65,71%. 4) The chi-square relationship between the incidence of teenage pregnancy in preterm births in RSUD Banyumas have significant value (p value) 0.000 less than the value of (α) = 0,05.There is a relationship between the incidence of teenage pregnancy in preterm births in RSUD Banyumas.
Kata kunciKehamilan, Remaja, Bayi prematur
Pembimbing 1Ns. LutfatulLatifah,M.Kep., Sp.Mat
Pembimbing 2Sobihin, S.Kep., Ns
Pembimbing 3
Tahun2014
Jumlah Halaman52
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.