Artikel Ilmiah : C1A010063 a.n. EKA PUTRI JUNISTIA
| NIM | C1A010063 |
|---|---|
| Namamhs | EKA PUTRI JUNISTIA |
| Judul Artikel | IDENTIFIKASI SEKTOR PERTANIAN SEBAGAI SEKTOR UNGGULAN DAN STRATEGI PENGEMBANGANNYA DI KOTA SEMARANG TAHUN 2007-2011 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sektor pertanian merupakan sektor unggulan, untuk mengetahui sub sektor pertanian apa saja yang menjadi sub sektor unggulan, untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal bagi pengembangan sektor pertanian, serta untuk mengetahui strategi pengembangan yang tepat untuk sektor pertanian. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regional, yaitu metode analisis Shift Share Esteban Marquillas, Analisis Internal Factor Evaluation (IFE), Analisis External Factor Evaluation (EFE), Analisis Internal-External (IE), dan Analisis SWOT. Berdasarkan hasil Analisis Esteban Marquillas, dapat teridentifikasi bahwa sektor pertanian di Kota Semarang memiliki keunggulan kompetitif sebesar 1,59% serta memiliki spesialisasi paling besar diantara sektor perekonomian lainnya yaitu sebesar 267,696 milyar rupiah. Selain itu juga dapat teridentifikasi bahwa sub sektor pertanian yang memiliki keunggulan kompetitif serta spesialisasi adalah sub sektor tanaman pangan dengan keunggulan kompetitif sebesar 0,06% serta spesialisasi sebesar 223,587, sub sektor perkebunan dengan keunggulan kompetitif sebesar 4,79 serta spesialisasi sebesar 26,885 milyar rupiah, dan sub sektor peternakan dengan keunggulan kompetitif sebesar 2,66% serta spesialisasi sebesar 48,977 milyar rupiah. Berdasarkan hasil Analisis Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE), dapat diketahui bahwa terdapat 7 indikator kekuatan, 3 indikator kelemahan, 3 indikator peluang, serta 2 indikator ancaman dalam sektor pertanian, serta berdasarkan hasil Analisis Matriks Internal-External (IE) dimana dapat diketahui bahwa kedudukan sektor pertanian berada pada divisi dalam sel I yang berarti strategi pengembangan yang terbaik yang dapat digunakan yaitu strategi tumbuh dan kembangkan. Ada dua strategi utama yang dapat dilakukan dalam sel ini. Strategi yang pertama adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, serta pengembangan produk) dan strategi kedua adalah strategi integratif (Integrasi ke belakang, integrasi ke depan, serta integrasi horizontal). Berdasarkan hasil Analisis SWOT, dapat diketahui bahwa dari empat usulan strategi, masing-masing strategi ini memberikan beberapa alternatif strategi. Untuk strategi SO memberikan 4 alternatif strategi, strategi WO memberikan 4 alternatif strategi, strategi ST memberikan 3 alternatif strategi, dan strategi WT memberikan 2 alternatif strategi. Kebijakan yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan mengikutsertakan sektor non unggulan sebagai penunjang keberadaan sektor unggulan. Selain itu juga sebaiknya dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas SDM, baik SDM di sektor pertanian maupun warga masyarakat di Kota Semarang dengan melakukan diklat pengelolaan sektor pertanian serta upaya sosialisasi mengenai potensi sub sektor pertanian. Dan untuk Pemerintah Kota Semarang lebih mengoptimalkan kerja sama dengan pihak-pihak yang terkait dengan pengembangan sektor pertanian di Kota Semarang seperti Dinas Pertanian Kota Semarang, serta untuk kelompok organisasi yang peduli terhadap sektor pertanian (HTKS) lebih meningkatkan promosinya potensi sektor pertanian baik melalui media massa, elektronik, maupun pameran dan bazaar komoditi sub sektor pertanian. Kata Kunci: Sektor Pertanian, Sektor Unggulan, Shift Share Esteban Marquillas |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Summary This research is entitled "The Identification of Agricultural Sector As Leading Sector and Its Development Strategy of Semarang City in 2007-2011 " . This research aims to determine whether the agricultural sector is the leading sector, to determine the agricultural sub-sector which are the leading sub-sector, to determine the internal and external conditions for the development of the agricultural sector, as well as to determine the appropriate development strategy for the agricultural sector . The method of analysis used in this research are the analysis of Esteban Marquillas, analysis of Internal Factor Evaluation ( IFE ), analysis of External Factor Evaluation ( EFE ), analysis of IE, and analysis of SWOT. Based on the analysis of Esteban Marquillas results, it can be identified that the agricultural sector in Semarang City has a competitive advantage and the biggest specialization among other economic sectors . It can also be identified that the agricultural sub-sector which has a competitive advantage and specialization are food crops, plantations and livestock. Based on the analysis of Internal Factor Evaluation ( IFE ) and External Factor Evaluation ( EFE ) results, it is known that there are seven strengths, three weaknesses, three opportunities and two threats in the agricultural sector, where the position of the agricultural sector is in cell I, which means that the best development strategy that can be used are the strategy to grow and to develop. There are two strategies that can be done in this cell . The first strategy is the intensive strategy and the second strategy is integrative strategy . Based on the results of the SWOT analysis , it can be identified that there are four strategies , they are SO strategy that generates four alternative strategies, WO strategy that produces four alternative strategies, ST strategy that produces three alternative strategies, and WT strategy that produces two alternative strategies . This research implies that the government should prioritize the leading sector of the region in fostering a regional development while involving non-leading sector as supporting sector to the leading sector. In the development of this agricultural sector is also required to improve the quality of human resources , both human resources in its agricultural sector and citizens of Semarang City. Semarang City Government should optimize its partnership with parties related to the development of the agricultural sector in Semarang City such as its Department of Agriculture . The organizations which have already concerned with the agricultural sector of Semarang City should enhance its promotion through printed and electronic media, and Semarang City Government can do intensive and integrative strategies for the development of the agricultural sector of Semarang City and more optimize the implementation of the plan to develop the agricultural sector as a leading sector . |
| Kata kunci | Kata Kunci: Sektor Pertanian, Sektor Unggulan, Shift Share Esteban Marquillas |
| Pembimbing 1 | Dra. Emmy Saraswaty M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Neni Widyaningsih M.M |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 130 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |