| NIM | G1A007136 |
| Namamhs | IRVIANNA HAMDJA |
| Judul Artikel | PERBANDINGAN KALIUM SERUM ANTARA DIALISER BARU DENGAN DIALISER PAKAI ULANG PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARDJO PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gagal Ginjal Kronik merupakan masalah kesehatan dunia dengan peningkatan insidensi, prevalensi, biaya yang tinggi dan outcome yang buruk, Pada pasien Gagal Ginjal Kronik salah satu terapi pengganti yang bisa dilakukan adalah hemodialisis. Pelaksanaan hemodialisis diperlukan biaya yang cukup besar terutama penggunaan ginjal buatan dialiser, maka dilakukan penggunaan ginjal buatan pakai berulang. Untuk mencegah dampak buruk dari pemakaian berulang dialiser, perlu dilakukan pemantauan secara rutin dengan pemeriksaan kadar kalium pasien karena kalium sangat berguna untuk menilai fungsi glomerulus ginjal pasien. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan kalium serum antara dialiser baru dengan dialiser pakai ulang ke-5 dan ke-8 pada pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Margono Soekarjo. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian melibatkan 37 responden yang diambil dengan teknik total sampling, terdiri dari 11 responden yang menggunakan dialiser baru, 12 responden dialiser pakai ulang ke-5 dan 14 responden dialiser pakai ulang ke-8. Analisis data menggunakan One Way Annova. Hasil penelitian didapatkan nilai p sebesar 0,001 (p < 0,05), menunjukkan paling tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada dua kelompok selisih kalium serum pre dan post hemodialisis pada dialiser baru, dialiser pakai ulang ke-5 dan ke-8. Dilakukan uji Post Hoc karena terdapat perbedaan yang bermakna. Hasil a) nilai p sebesar 0,012 (p < 0,05), menunjukan terdapat perbedaan yang bermakna antara dialiser baru dengan dialiser pakai ulang ke-5, b) nilai p sebesar 0,171 (p > 0,05), menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara dialiser baru dengan dialiser pakai ulang ke-8, c) nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara dialiser pakai ulang ke-5 dan dialiser pakai ulang ke-8. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Chronic Renal Failure (CRF) was a global health problem with increased incidence, prevalence, high cost and bad outcomes. In patients with Chronic Renal Failure replacement therapy that one can do was hemodialysis. Implementation of hemodialysis was required at considerable expense, especially the use of dialyzer, then made repeated use of disposable dialyzer. To prevent the adverse effects of reuse dialyzer, should be routine monitoring of patients with serum potassium level examination because potassium was useful to assess renal glomerular function of patients. The purpose of the study was to determine serum potassium ratio between new dialyzer, 5th reuse dialyzer and 8th reuse dyalizer in patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis in the Margono Soekarjo Hospital. The study design used an analytical observational with cross sectional approach. The study included 37 respondents who were taken with a total sampling method, consisting of 11 respondents who use the new dialyzer, 12 respondents 5th reuse dialyzer and 14 respondents 8th reuse dialyzer. Data analysis used the One Way Annova. The results obtained p value of 0.001 (p < 0.05), showed there is significant differences between delta serum potassium pre and post hemodialysis on new dialyzer, 5th reuse dialyzer and 8th reuse dialyzer. Post Hoc Test is used because there is significant differences. The result a) p value of 0,012 (p < 0,05), showed there is significant differences between new dialyzer and 5th reuse dialyzer, b) p value of 0,171 (p > 0,05), showed there is no significant differences between new dialyzer and 8th reuse dialyzer, c) p value of 0,000 (p < 0,05), showed there is significant difference between 5 reuse dialyzer and 8th reuse dialyzer. |
| Kata kunci | Kalium Serum, Dialiser Baru, Dialiser Pakai Ulang, Gagal Ginjal Kronik Hemodialisis |
| Pembimbing 1 | dr. Aditiawarman, Sp. PD |
| Pembimbing 2 | dr. Dharma Koosgiarto, Sp. PK, MMR |
| Pembimbing 3 | dr. Suharno, Sp. PD |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|