| NIM | F1F007028 |
| Namamhs | ANNISA INAYATILLAH |
| Judul Artikel | AN ANALYSIS OF TRANSLATION STRATEGIES OF RELIGIOUS TERMS IN THE ENGLISH TRANSLATION OF NEGERI 5 MENARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi penerjemahan dan pergeseran yang digunakan dalam menerjemahkan istilah-istilah keagamaan pada terjemahan bahasa Inggris Negeri 5 Menara. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan analisis dokumen. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis melalui strategi penerjemahan dari Newmark (1988) dan Suryawinata dan Hariyanto (2003) dan pergeseran penerjemahan dari Catford (1965). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menggunakan sembilan strategi: literal (32,72%), transference (25,31%), naturalization (4,94%), addition (12,35%), deletion (4,94%), synonym (7,41%), cultural equivalent (1,23%), descriptive equivalent (4,32%), dan componential equivalent (6,79%). Strategi literal adalah yang paling banyak digunakan untuk menerjemahkan istilah-istilah keagamaan ke dalam bahasa Inggris, sedangkan strategi cultural equivalent adalah yang paling sedikit. Keputusan menggunakan strategi literal untuk menerjemahkan sebagian besar istilah-istilah keagamaan menunjukkan bahwa penerjemah menemukan padanan istilah-istilah dalam bahasa target yang dapat digunakan untuk menggantikan istilah-istilah tersebut. Berdasarkan analisis shift, peneliti menemukan 105 pergeseran kategori: class shift (3,81%), unit shift (51,43%), dan intra system shift (44.76%). Unit shift dan intra system shift adalah pergeseran kategori yang paling banyak digunakan dalam penerjemahan istilah-istilah keagamaan di Negeri 5 Menara ke dalam bahasa Inggris. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research was aimed to find out the translation strategies and shifts used in translating religious terms in the English Translation of Negeri 5 Menara. This study was conducted in descriptive qualitative method. The data were collected by document analysis. The data collected then were analyzed through translation strategies of Newmark (1988) and Suryawinata and Hariyanto (2003) and translation shifts of Catford (1965). The research result revealed that the translator uses nine strategies: literal (32.72%), transference (25.31%), naturalization (4.94%), addition (12.35%), deletion (4.94%), synonym (7.41%), cultural equivalent (1.23%), descriptive equivalent (4.32%), and componential equivalent (6.79%). Literal strategy was mostly used to translate religious terms into English, while cultural equivalent strategy was the fewest. The decision for using literal strategy to translate most of religious terms show that the translator find the equivalent terms in the target language that can be used to replace those terms. Based on the analysis of shift, the researcher found 105 category shifts: class shifts (3.81%), unit shifts (51.43%), and intra system shifts (44.76%). Unit shift and intra system shift were category shifts that are mostly used in the translation of religious terms in Negeri 5 Menara into English. |
| Kata kunci | penerjemahan, strategi, pergeseran, istilah-istilah keagamaan |
| Pembimbing 1 | R. Pujo Handoyo, S.S, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Tuti Purwati, S.S, M.Pd |
| Pembimbing 3 | Kristianto Setiawan, S.S |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|