Artikel Ilmiah : F1D008037 a.n. MADE DWIPA DANANJAYA

Kembali Update Delete

NIMF1D008037
NamamhsMADE DWIPA DANANJAYA
Judul ArtikelPeran Pemerintah Desa Dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Alokasi Dana Desa (ADD) pada Program Pembangunan Sarana dan Prasarana di Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes Tahun 2011
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini menjelaskan tentang peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat melalui ADD pada program pembangunan sarana dan prasarana di Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) memahami peran pemerintah desa dalam agenda setting, formulasi dan implementasi pemberdayaan masyarakat melalui ADD pada program pembangunan saran dan prasarana di Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes tahun 2011; dan 2) memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemberdayaan masyarakat melalui Alokasi Dana Desa (ADD) pada program pembangunan sarana dan prasarana di Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes tahun 2011. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, sementara pendekatan yang dipakai adalah studi kasus. Teknik pengambilan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumen. Metode analisis dengan menggunakan model analisis interaktif, serta validitas data adalah dengan triangulasi sumber.
Hasil penelitian ini mengungkapkan kenyataan bahwa peran pemerintah Desa Buniwah Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes pada pelaksanaan program ADD dalam melaksanakan Agenda Setting dan formulasi dalam Musyawarah Rencana Pemabangunan Desa (Musrenbangdes) masih kurang efektif terbukti yang mengusulkan untuk melaksanakan pembangunan talud di Desa Buniwah bukan dari pemerintah desa, melainkan dari tokoh masyarakat. Pada tahap implementasi pemerintah desa berfungsi sebagai pengawas jalannya program dan pembangunan talud. Pemerintah desa juga mengajak masyarakat desa untuk melakukan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah desa mengadakan swadaya masyarakat untuk membantu program ADD.
Faktor pendukung dari program ADD ini adalah peran aktif pemerintah desa. Artinya, pemerintah desa mengajak masyarakat untuk berpertisipasi dalam pemberdayaan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana di Desa Buniwah. Peran aktif pemerintah untuk mengajak masyarakat dengan mengadakan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar mereka mengetahui program ADD yang dilaksanakan pemerintah desa. Adanya dana swadaya masyarakat dengan adanya dana bantuan dari masyarakat dapat membantu pembangunan sarana dan prasarana.
Faktor penghambat dari program ADD ini adalah telatnya pencairan dana dari pemerintah Kabupaten Brebes. Lalu pemerintah desa Buniwah meminjam dana ADD untuk membayar tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) masyarakat Desa Buniwah yang sudah jatuh tempo. Artinya dengan adanya faktor penghambat ini maka pengerjaan program pembangunan saran dan prasarana di Desa Buniwah menjadi terlambat.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research explains about the role of village government in society empowerment through ADD in the program of infrastructure development in the Village of Buniwah, Sub district of Sirampog in the Regency of Brebes. This research aims to : 1) understand the role of village government in the setting agenda, formulation and implementation society empowerment through ADD in the program of infrastructure development in the Village of Buniwah, Sub district of Sirampog in the Regency of Brebes in 2011; and 2) understands the factors that support and impede the society empowerment through the Village Fund Allocation (ADD) in the program of infrastructure development in the3 Village of Buniwah, Sub district of Sirampog in the Regency of Brebes in 2011. This research uses the qualitative method, the approach in this research uses the study case. Taking sample informant uses the purposive sampling. Technique of data collection is conducted by depth interview, observation and documentation. Analysis method uses the interactive analysis method, and data validity is the source triangulation.
The result of research explains the reality that the role of Village government of Buniwah, Sub district of Sirampog in the Regency of Brebes in the implementation of ADD program in the Implementation of Setting Agenda and formulation in the Village Development Plant Musyawarah (Musrenbangdes) still less effective who the implementation of Talud development in the Village of Bunniwah is not from the village government, but he come from the public figure. In the stage of village government implementation has function as the controller for the program and Talud development. Village government also asks the village society to conduct the society empowerment. Village government conduct the society empowerment to help the ADD program.
The support factors from the ADD program is the active role of village government. It means that village government asks the society to participate in the society empowerment through the infrastructure development in the Village of Buniwah. Active role of government is to asks the society by doing the socialization to all the society in order to know the ADD program that is conducted in the village government. There is the self-supporting fund of society which this fund from the society assistance can help the infrastructure development.
The factor that impede the ADD program is the late of fund implementation from the Regency of Brebes. The activity of the government village of Buniwah loans the ADD to pay the Tax of land and buildings (PBB) in the village of Buniwah that has been fallen due. It means with these barrier factors so the development program of infrastructure in the Village of Buniwah will become late.
Kata kunciVillage government; empowerment; Village Fund Allocation (ADD)
Pembimbing 1Waluyo Handoko, S.IP., M.Sc.
Pembimbing 2Bowo Sugiarto, S.IP., M.Si
Pembimbing 3Andi Ali Said Akbar, S.IP., M.A
Tahun2014
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.