Artikel Ilmiah : G1B009040 a.n. NURUL ARINA FATMAH

Kembali Update Delete

NIMG1B009040
NamamhsNURUL ARINA FATMAH
Judul ArtikelSTUDI DESKRIPTIF PENYAKIT ENSEFALITIS (Encephalitis)
DI RSUD BANYUMAS KABUPATEN BANYUMAS
TAHUN 2011-2012
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ensefalitis adalah proses peradangan pada otak. Penyakit ini jarang terjadi, namun merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di seluruh dunia karena memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Insiden ensefalitis adalah bervariasi, tetapi umumnya antara 3,5-7,4 kasus per 100.000 penduduk per tahun di dunia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penyakit ensefalitis di RSUD Banyumas Kabupaten Banyumas Tahun 2011-2012. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah semua anggota populasi yaitu penderita ensefalitis yang menjalani rawat inap di RSUD Banyumas mulai dari 01 Januari 2011 sampai 31 Desember 2012 yang memenuhi kriteria yaitu sebanyak 111 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita ensefalitis sebagian besar berumur 0-1 tahun sebanyak 29 kasus (26,1%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 56 kasus (50,5%), belum sekolah 46 kasus (41,4%), gejala demam sebanyak 69 kasus (62,2%), memiliki penyakit penyerta diare sebanyak 14 kasus (12,6%), dengan keadaan keluar meninggal sebanyak 28 kasus (25,2%). Berdasarkan variabel tempat, sebagian besar kasus ditemukan di Kabupaten Banyumas sebanyak 55 kasus (49,5%), kecamatan terbanyak adalah Kecamatan Kroya sebanyak 9 kasus (8,1%), serta desa terbanyak adalah Desa Kejawar sebanyak 3 kasus (2,7%). Berdasarkan variabel waktu sebagian besar lama rawat penderita ensefalitis 0-7 hari sebanyak 56 kasus (50,5%) dan tertinggi pada bulan Maret, Agustus dan Oktober 2012 sebanyak 8 kasus (7,2%), serta terjadi peningkatan kasus dari tahun 2011 ke tahun 2012 sebanyak 11 kasus (24,4%). Saran bagi masyarakat terutama yang mempunyai anak-anak usia pra-sekolah agar mendampinginya dalam beraktivitas serta memberikan asupan makanan yang bergizi agar anak tumbuh sehat dan terhindar dari penyakit ensefalitis.
Abtrak (Bhs. Inggris)Encephalitis is defined by the presence of an inflammatory process of the brain. The disease is rare, however this disease is an important public health problem worldwide because it has a high morbidity and mortality. The incidence of clinically diagnosable encephalitis is between 3,5-7,4/100.000 population/year. The research purpose is to describe the encephalitis in Banyumas Regional Public Hospital 2011-2012. The research uses descriptive research. The sample in this research are all members of the population, namely encephalitis patients who undergo inpatient hospital in Banyumas starting from 01 January 2011 to 31 December 2012, which matching the criteria that is as much as 111 samples. The results showed that patients with encephalitis mostly aged 0-1 years of as much as 29 cases (26,1%), male-sex as much as 56 cases (50,5%), pre-school 46 cases (41,4%), fever symptoms as much as 69 cases (62,2%), has a companion disease diarrhea by as much as 14 cases (12,6%), with as many as died 28 cases (25,2%). Based on the variables place, most of the cases were found in the Regency of Banyumas as many as 55 cases (49,5%), the largest subdistrict is Kroya as much as 9 cases (8,1%), as well as the largest village is Kejawar as much as 3 cases (2,7%). Based on the variable of time most of the old hospital patients with encephalitis 0-7 days as many as 56 cases (50,5%) and the highest in March, August and October 2012 as many as 8 cases (7,2%), as well as an increase in cases from 2011 to 2013 a total of 11 cases (24,4%). Suggestions for the community especially with kids ages pre-school to accompany her in activities and provide nutritious food intake so that children grow up healthy and to avoid encephalitis.
Kata kunciEnsefalitis, Studi Deskriptif
Pembimbing 1Dwi Sarwani Sri Rejeki S.KM, M.Kes. (Epid)
Pembimbing 2Devi Octaviana,S.Si, M.Kes.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.