| NIM | I1B006022 |
| Namamhs | SILVANA CLARISSA MAULYTHANI |
| Judul Artikel | PENGARUH PENEMPATAN DINDING GESER YANG BERBEDA DENGAN VOLUME YANG SAMA PADA GEDUNG BERTINGKAT |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gempa merupakan peristiwa alam yang dapat merusak sarana dan prasarana buatan manusia, termasuk gedung bertingkat. Untuk mencegah kerusakan struktur bangunan, maka pembangunan gedung harus dapat memenuhi syarat ketahanan gempa. Salah satu sistem struktur tahan gempa adalah Dual System (Sistem Ganda). Sistem ganda terdiri dari sistem portal (struktur rangka) dan dinding struktural yang berupa dinding geser. Sistem ganda bekerja ketika gaya vertikal (gravitasi) dipikul oleh struktur rangka, sedangkan gaya lateral yang disebabkan oleh gempa dipikul bersama oleh struktur rangka dan dinding geser. Selain untuk memikul gaya lateral, dinding geser juga digunakan sebagai dinding pendukung. Umumnya dinding geser digunakan untuk mendukung fasilitas-fasilitas seperti lift, tangga, maupun toilet, sehingga lokasi penempatan dinding geser disesuaikan dengan perencanaan arsitekturnya. Penggunaan dinding geser dengan lokasi yang berbeda tentunya akan mempengaruhi struktur bangunan dalam memikul gaya lateral. Oleh karena itu, pengaruh yang diakibatkan oleh lokasi penempatan dinding geser yang berbeda perlu diketahui. Pada penelitian ini, pengaruh penempatan dinding geser yang berbeda akan dilihat berdasarkan periode gempa (T) dan mode shape yang terjadi, displacement (d) yang dialami, dan perkiraan kebutuhan as tulangan balok. Ada empat buah model yang dibandingkan pada penelitian ini, model A merupakan model SRPMK yang tidak terdapat dinding geser, sedangkan model B, C, dan D merupakan model Sistem Ganda yang memiliki penempatan dinding peser yang berbeda. Pada model B dinding geser berada di dekat pusat bangunan, pada model C dinding geser berada pada sisi bangunan, dan pada model D dinding geser berada pada sudut bangunan. Setiap model berbentuk persegi dan merupakan gedung delapan lantai. Analisis dilakukan dengan bantuan software ETABS 9.2.7. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa model B merupakan gedung dengan penempatan dinding geser yang efektif dalam menahan gaya lateral. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Earthquake is a natural event that can damage man-made infrastructure, include buildings. To prevent damage to the building structure, the building must be able to qualify earthquake resistance requirements. One of earthquake-resistant structural system requirements is the Dual System. Dual system which is consisting of portal systems (frame structure) and a structural wall is shear walls. Dual system works when the vertical force (gravity) carried by the frame structure, while the lateral forces caused by earthquakes might be shared by a frame structure and shear walls. In addition to bear lateral force, shear walls are also used as a supporting wall. Generally, shear walls are used to support facilities such as lifts, stairwells, and restrooms, so the placement of the shear wall location adapted to architectural planning. The use of shear walls with different location will affect the structure of the building in bearing lateral force. Therefore, the effect that caused by the placement of the different shear walls needed to know. In this study, the influence of different shear wall placement will be based on the earthquake period (T) and the mode shape occurs, displacement (d) experienced, and the estimated needs as reinforcement beams. There are four models compared in this study, A model of a SRPMK model that does not exist shear walls, while models of B, C, and D are models of the Dual System which have different mites wall placement. In the B model shear walls are near the center of the building , in the C model shear walls are in the side of the building, and the D model the shear walls are in the corner of the building. Each model is square and an eight floors building. Analyses were performed by software of ETABS 9.2.7. This study concluded that the B model is building with effective shear wall placement in restraining the lateral force. |
| Kata kunci | periode gempa, displacement, kebutuhan as tulangan, gaya lateral, dinding geser. |
| Pembimbing 1 | Gathot Heri S., S.T., M.T. |
| Pembimbing 2 | Nanang Gunawan W., S.T., M.T. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|