| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Batako merupakan bahan bangunan yang mudah dalam pengerjaannya, tetapi mempunyai beberapa kelemahan antara lain rapuh dan mudah pecah. Dalam penelitian ini, digunakan metode dengan menambahkan potongan ban bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi potongan limbah ban bekas sebagai campuran agregrat batako terhadap sifat fisik dan mekanik serta bertujuan untuk mengetahui perbandingan variasi potongan limbah ban bekas yang optimum. Benda uji berupa batako dengan ukuran 34,5 x 12 x 9 cm dengan variasi prosentase penambahan agregrat ban bekas. Campuran batako untuk benda uji adalah air, semen, pasir, dan agregrat potongan ban bekas. Nilai faktor air semen (fas) sebesar 0,45 penggunaan semen per meter kubik campuran batako terhadap agregrat adalah 1:6. Potongan limbah ban bekas dengan ukuran penampang 0,4 x 0,4 cm dan panjang 2,0 cm. Arbsorbsi terbesar terdapat pada variasi 0% dengan nilai 16,62%. Berat satuan terbesar terdapat pada variasi 0% sebesar 1922,2 kg/m3. untuk memperoleh batako ringan adalah dengan menambahkan karet limbah ban bekas lebih dari 24,37%. Kuat tekan terbesar terdapat pada kadar 0 % dengan kuat tekan sebesar 17,53 kg/cm2. Pola hancur dari kuat tekan pun berbeda antara variasi. Pada variasi 0%, 15% benda uji langsung mengalami kehancuran. Sedangkan, pada variasi 30%, 45%, dan 60% benda uji hanya mengalami perubahan bentuk. nilai kuat geser terbesar terdapat pada variasi karet 30% dengan nilai 0,134. Kadar optimal ban bekas untuk mendapatkan kuat geser maksimum adalah sebesar 39,5%. Kadar ban bekas yang optimal untuk mendapatkan nilai kuat lentur maksimal adalah sbesar 28,57%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Brick is a building material that is easy to process , but it has some disadvantages such as brittle and breakable . In this study , the method used to add a piece of scrap tires . This study aimed to determine the effect of variations in waste tires pieces as a mixture of brick aggregate on physical and mechanical properties as well as the aim to compare the variation of waste tires pieces are optimum . Specimen in the form of concrete blocks with a size of 34.5 x 12 x 9 cm with the addition of aggregate percentage variation of scrap tires . Adobe mixture to the test object is water , cement , sand , and aggregate pieces of used tires . Water-cement ratio value ( fas ) of 0.45 using a mixture of cement per cubic meter of concrete blocks on a 1:6 aggregate . Pieces of waste tires by size of 0.4 x 0.4 cm cross-section and length of 2.0 cm . Arbsorbsi greatest variation present in 0 % to the value of 16.62 % . Largest unit weight variation present in 0 % of 1922.2 kg/m3 . Greatest compressive strength levels are at 0 % with a compressive strength of 17.53 kg/cm2 . Pattern of strong press any ruined differ between variations . On the variation of 0 % , 15 % direct specimen was destroyed . Meanwhile , the variation of 30 % , 45 % , and 60 % of the test specimen is only changing its form . Optimal levels of used tires to get maximum shear strength was at 39.5 % . Optimal levels of used tires to get maximum flexural strength values are sbesar 28.57 % . |