Artikel Ilmiah : F1C006093 a.n. RIZKY RAHADIAN SUTANTO

Kembali Update Delete

NIMF1C006093
NamamhsRIZKY RAHADIAN SUTANTO
Judul ArtikelPOLA KOMUNIKASI SUAMI ISTRI DALAM UPAYA MENGATASI DEPRESI SETELAH MELAHIRKAN (BABY BLUES SYNDROME)
(Fenomena pada Pasangan Remaja Hamil di Luar Nikah di Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Seorang ibu yang tidak siap menerima bayinya, muncul ketika seorang ibu tidak berhasil menyesuaikan diri terhadap perubahan pola kehidupan akibat kehamilan, proses kehamilan, persalinan, dan setelah persalinan. Penelitian ini penting karena seorang ibu yang tidak siap menerima bayinya dapat berkembang menjadi depresi setelah melahirkan bila tidak tertangani dengan baik sedangkan seorang ibu yang tidak siap menerima bayinya biasanya dianggap sebagai hal wajar karena aktivitas hormon sementara. Depresi setelah melahirkan memiliki durasi lebih lama dan intensitas lebih kuat akan memberikan dampak negatif bagi individu, perkembangan bayi, hubungan dengan suami dan keluarga. Peran suami dalam mengatasi depresi setelah melahirkan istri sangatlah dibutuhkan, dimana dalam aktifitas ini keterlibatan suami merupakan hal yang sangat penting. Bagaimana seorang suami berusaha membina hubungan berkomunikasi dengan penuh kesabaran, menemani istri memeriksakan ke bidan meskipun kesibukan pekerjaan menyita banyak waktu suami, sehingga peneliti mengambil judul “Pola komunikasi suami istri dalam upaya mengatasi depresi setelah melahirkan (Baby blues syndrome) (Fenomena pada pasangan remaja hamil diluar nikah di Purbalingga). Metode Penelitian yang digunakan bersifat kualitatif yang menggambarkankeadaan di lapangan secara deskriptif. Peneliti mencermati secara mendalam fenomena - fenomena komunikasi yang terjadi di dalam keluarga suami yang menggunakan pola komunikasi tertentu kepada istri di masa terkena depresi setelah melahirkan. Data penelitian diperoleh dari informan yang merupakan pasien dari Bidan di Purbalingga, dan data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data diuji melalui teknik triangulasi sumber dengan cara membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara dan Membandingkan data hasil wawancara dengan data hasil wawancara, data hasil pengamatan, data dokumen dengan data dokumen. Setelah di lakukan penelitian, maka dapat diambil kesimpulan bahwa pasangantersebut telah melakukan Komunikasi Antar Personal dengan effektif, karena di dalam melakukan komunikasi, pasangan – pasangan tersebut telah mencerminkan ciri – cirri komunikasi antar pribadi yang baik. Dari hasil penelitian didapat hambatan yang sering terjadi pada pasangan komunikasi suami istri adalah komunikator, media, komunikan, waktu, perekonomian dan bentuk pekerjaan suami.

Kata kunci : Pola komunikasi, suami istri, depresi setelah melahirkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)A mother who is not ready to receive her baby, when a mother does not appear to have adjusted to the changing patterns of life due to pregnancy, pregnancy, childbirth, and after childbirth.This study is important because a mother is not ready to receive her baby can develop into depression after childbirth if not handled properly, while a mother is not ready to receive her baby is usually regarded as reasonable because temporary hormonal activity.Depression after childbirth has a longer duration and stronger intensity will adversely affect the individual, the development of the baby, with her ​​husband and family relationships.Husband's role in overcoming depression after his wife gave birth is needed, where the husband's involvement in these activities is very important.How does a husband trying to build relationships to communicate with patience, to accompany his wife checked midwife though time-consuming busy work husband, so the researchers took the title of "marital communication patterns in an effort to cope with postpartum depression (baby blues syndrome) (The phenomenon of teenage pregnancy in couples outside marriage in Purbalingga).The method is qualitative research that describes the situation on the ground descriptively.Researchers examine in depth the phenomenon - a phenomenon that occurs in communication within the family man who uses a particular communication pattern to his wife in time of depression after childbirth.Data were obtained from informants who are patients of Midwives in Purbalingga, and data were collected by observation, interview and documentation.Data validity was tested through triangulation techniques by comparing the observed data with data from interviews and Comparing data from interviews with the interview data, observation data, the data document with document data.After doing research, it can be concluded that the couple has made Inter Personal Communication with effective, because in doing communication, couple - the pair have reflected the characteristics - traits of good interpersonal communication.From the results obtained barriers that often occur in pairs of husband and wife is a communicator communications, media, communicant, the time, the economy and employment forms husbands.

Keywords: Patterns of communication, husband and wife, postpartum depression.
Kata kunciPola komunikasi, suami istri, depresi setelah melahirkan.
Pembimbing 1Drs. Bambang Widodo M. Par
Pembimbing 2Dra. Hj. Sri Pangestuti M, Msi
Pembimbing 3Dra. Dwi Pangastuti M, M, si
Tahun2013
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.