Artikel Ilmiah : F1D009021 a.n. SETIYADI HUTOMO
| NIM | F1D009021 |
|---|---|
| Namamhs | SETIYADI HUTOMO |
| Judul Artikel | Representasi Pencitraan Joko Widodo Sebagai Pemimpin Populis dalam Permainan Interaktif “Selamatkan Jakarta” |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian yang berjudul “Representasi Pencitraan Joko Widodo Sebagai Pemimpin Populis dalam Permainan Interaktif Selamatkan Jakarta” merupakan penelitian yang membahas mengenai kepemimpinan populis yang dicitrakan melalui permainan interaktif. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan mendeskripsikan representasi pencitraan Joko Widodo yang terdapat dalam permainan interaktif “Selamatkan Jakarta” melalui analisis simbol-simbol. Penelitian yang menitikberatkan pada perspektif strukturalis ini menggunakan paradigma non-positivis, khususnya paradigma konstruktivis dalam melihat apakah pencitraan dalam permainan interaktif “Selamatkan Jakarta” merupakan representasi dari Joko Widodo. Berdasarkan paradigmanya, penelitian ini menggunakan metode kualitatif interpretatif dengan pendekatan semiotika. Pendekatan semiotika yang digunakan adalah pendekatan semiotika Pierce. Penelitian ini memfokuskan pada pencitraan Joko Widodo dalam permainan interaktif “Selamatkan Jakarta”, sedangkan sasaran penelitiannya adalah simbol-simbol dan teks yang menunjukkan pemimpin populis dalam permainan “Selamatkan Jakarta”, yaitu “iklan” dan “permainan pada level 1-7”. Sumber data penelitian ini bersumber pada data-data dokumentasi yang berupa data primer dan data sekunder. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul, kemudian dianalisis dengan cara mendeskripsikan dan mengklasifikasikan tanda. Tahap selanjutnya adalah menentukan makna dalam permainan interaktif “Selamatkan Jakarta” dengan menggunakan teori segitiga semiotika Pierce, yaitu representamen, objek, dan interpretan sehingga diketahui makna apa yang ingin disampaikan. Untuk menguji keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi dengan merujuk pada sumber dan data. Unsur-unsur pencitraan Joko widodo sebagai seorang pemimpin populis yang ditampilkan pada permainan interaktif “Selamatkan Jakarta” dapat diuraikan sebagai berikut (1) Joko Widodo mencoba menggambarkan dirinya sebagai seorang pahlawan yang mampu menyelesaikan semua permasalahan umum yang ada di Jakarta; (2) Joko Widodo mampu mengatasi akar yang menimbulkan permasalahan di Jakarta dengan cara memusnahkan oknum pejabat yang tidak bekerja dengan baik; (3) Joko Widodo juga digambarkan mampu menyelesaikan masalah lain yaitu masalah sampah, masalah pengusaha hitam dan masalah preman; (4) Joko Widodo mencitrakan dirinya mampu merapikan pelayanan birokrasi, mampu mengatasi konflik dengan masyarakat tanpa kekerasan, mampu membangun alternative transportasi sehingga menghalau kemacetan, mau memperhatikan masyarakat pinggiran, dan juga ditekankan bahwa dia terbukti membela kepentingan rakyat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research entitled “Imagery Representation of Joko Widodo as Populist Leader in Interactive Game Selamatkan Jakarta” focused on the populist leadership on interactive game. It aimed to know the imagery of Joko Widodo through symbol analisys. The research focused on structuralist perspetive using the non-positivist paradigm, especially constructivist paradigm to analyze wether imagery on interactive game “Selamatkan Jakarta” is representation of Joko Widodo. Based on its paradigm, the research used interpretative qualitative with semiotic approach. Semiotic approach used on the research is Peirce semiotic. The research focused on imagery of Joko Widodo in interactive game “Selamatkan Jakarta”, while the research target is symbols and text that reveal populist leader in “Selamatkan Jakarta” game, that is “advertising” and “the game itself at level 1 until 7”. The data resource in the research was based on primary and secondary data. The research used observation and documentation techniques to collect the data. After the data collected, then it’s analyzed by means of describing and classifying sign. The next step is determine means in interactive game “Selamatkan Jakarta” by using triangular theory of Peirce semiotic representament, object and interpretant to know what the meaning that it want to show. To test the data validity, the research used triangulasi technique by referring resource and data. Imagery elements of Joko Widodo as populist leader who displayed on interactive game “Selamatkan Jakarta” can be described as follows (1) Joko Widodo tried to portray himself as a hero who is able to solve all the common problem in Jakarta; (2) Joko Widodo is able to overcome root cause problem in Jakarta with a way to destroy the official who didn’t work properly; (3) Joko Widodo is also illustrated able to resolve other problem such as waste problem, black enterpreneur, and thugs. (4) Joko Widodo identifies himself capable of tidying up of bureaucracy service, able to resolve conflict without violence, able to establish alternative transportation so as to drive out the congestion, will listen society fringe, and also emphasized that he proven fighting for the interest of the people. |
| Kata kunci | representasi, pencitraan, populis |
| Pembimbing 1 | Dr. Sofa Marwah M.Si |
| Pembimbing 2 | Agus Ganjar Runtiko S.Sos, M.Si |
| Pembimbing 3 | Bowo Sugiarto S.IP, M.Si |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |