Artikel Ilmiah : E1A006180 a.n. IHDAL HUSNAYAIN

Kembali Update Delete

NIME1A006180
NamamhsIHDAL HUSNAYAIN
Judul ArtikelPENIPUAN SYARAT PERKAWINAN SEBAGAI ALASAN PEMBATALAN
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Purwokerto
Nomor 0829/Pdt.G/2012/PA.Pwt)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertimbangan hukum hakim mengenai alasan pembatalan karena adanya unsure penipuan syarat perkawinan dalam memutus perkara nomor 0829/Pdt.G/2012/PA.Pwt. Karena dalam kasus tersebut telah terjadi penipuan syarat perkawinan yang dilakukan oleh termohon I dalam upayanya melangsungkan perkawinan dengan termohon II. Sebagaimana diketahui bahwa manusia merupakan makhluk sosial dan hidup bermasyarakat sudah menjadi kodrat manusia. Untuk meneruskan eksistensinya, manusia melangsungkan perkawinan agar memperoleh keturunan. Namun untuk memperoleh keabsahan dalam perkawinan dibutuhkan suatu lembaga resmi dan peraturan-peraturan. Keabsahan perkawinan terdiri dari berbagai macam syarat agar terciptanya ketertiban dalam perkawinan.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Yuridis Normatif, yaitu penelitian yang difokuskan untuk mengkaji penerapan kaidah-kaidah atau norma-norma dalam hukum positif. Untuk menunjang penulisan, digunakan pendekatan masalah berupa pendekatan perundang-undangan dan pendekaan analisis. Bahan hukum diperoleh dengan cara metode kepustakaan dan metode dokumenter. Bahan hukum disajikan dalam bentuk teks naratif yang diinterpretasikan dalam bentuk kualitatif. Analisis bahan hukum dalam penelitian ini akan menggunakan metode analisis logika deduktif dilengkapi dengan metode analisis normative kualitatif.
Hasil analisis Majelis Hakim dalam pertimbangan hukumnya menyebutkan bahwa perkawinan para termohon dibatalkan karena adanya penipuan syarat perkawinan. Penipuan syarat perkawinan yang dilakukan oleh termohon I yaitu terikatnya dengan perkawinan sebelumnya dan dilanggarnya masa tunggu. Berdasarkan dua pelanggaran yang dilakukan oleh termohon I maka Hakim menetapkan pembatalan perkawinan terhadap perkawinan para termohon. Namun berdasarkan hasil penelitian, penulis menjumpai adanya ketidakcermatan Hakim dalam menerapkan peraturan perundang-undangan yang dijadikan sebagai tolak ukur untuk menetapkan putusan tersebut, hal inilah yang menjadikan penulis kurang sependapat dengan pertimbangan hokum Majelis Hakim.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

This thesis aims to identify and analyze the legal reasoning the judge about the reasons for cancellation because of the terms of marriage fraud element in deciding the case number 0829/Pdt.G/2012/PA.Pwt . Because in such cases there has been a requirement of marriage fraud committed by the first respondent in its efforts to establish a second marriage with the defendant . As we know that human beings are social creatures and live in a society has become human nature . To continue its existence , humans hold marriage in order to obtain offspring . But to gain legitimacy in the institution of marriage requires a formal and regulations . The validity of the marriage consists of a variety of conditions in order to create order in the marriage .
The method used in this study are normative juridical , the research that focused on reviewing the application of the rules or norms of positive law . To support the writing , the approach used to approach the problem in the form of legislation and pendekaan analysis . Legal materials obtained by methods of literature and documentary methods . Legal materials presented in the form of narrative text that is interpreted in qualitative terms . Analysis of legal materials in this study will use deductive logic analysis method comes with a normative analysis of qualitative methods .
Judge the results of the analysis in consideration of marriage the law states that the defendant was canceled due to the conditions of marriage fraud . Terms of marriage fraud committed by the first respondent is bound by a previous marriage and a violation of the waiting period . Based on two violations committed by the first respondent Judge set the annulment of marriage against the defendant marriage . However, based on the results of the study , the authors find the Ketidakcermatan Judge in implementing legislation which is used as a benchmark to establish the decision , this is how the author disagrees with judges legal considerations .
Kata kunciPenipuan syarat perkawinan, alasan pembatalan
Pembimbing 1Haedah Faradz, S.H.,M.H
Pembimbing 2Mukhsinun, S.H.,M.H
Pembimbing 3Trusto Subekti, S.H.,M.Hum
Tahun2013
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.