| NIM | F1A008058 |
| Namamhs | SUCI FITRIANI |
| Judul Artikel | Faktor bertahannya Hubungan Patron klien di Masyarakat Pedesaan ( Studi tentang Hubungan antara Petani dengan Tengkulak di Desa Karangcegak Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga). |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk interaksi sosial antara petani dengan tengkulak dan mengetahui sistem hubungan patron klien antara petani dengan tengkulak masih dipertahankan walupun pada kenyatannya tengkulak yang lebih diuntungkan dari pada petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, sedangkan teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan dokumentasi. Metode analisis pada penelitian ini Analisis Interaktif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa bentuk interaksi petani dan tengkulak bermacam macam antara lain adanya sistem ngendong atau bertamu dan bertegur sapa saat bertemu, sedangkan yang mempengaruhi bertahannya hubungan patron klien antara petani dengan tengkulak yaitu: adanya hubungan keluarga, dimana ada anggapan bahwa hasil sedikit atau banyak yang penting sama sama di makan keluarga sendiri, adanya hubungan pertemanan yang erat, pertemanan akan menimbulkan rasa pakewuh , selanjutnya adanya balas jasa, hal ini terjadi pada petani yang memiliki hutang kepada tengkulak. Implikasinya yang diambil oleh penulis yaitu Hubungan yang selama terjalin antara tengkulak dan petani yang salami ini didasari oleh rasa kekeluargan, diharapakan rasa kekeluargaan tersebut tidak menimbulkan kerugian diantara petani maupun tengkulak atau berjalan sinergi, serta sikap tolong menolong tetap dipertahankan sebagai ciri masyarakat desa. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The researchers in this study aim was to determine what forms of social interaction between peasants and middlemen and to know why patron-client system relationship is still maintained by peasants eventhough in reality middlemen are better off than the peasants. The research method used was descriptive qualitative method, while the technique of collecting informants used purposive sampling technique. Data collection was carried out with in-depth interviews (indepth interview), observation and documentation. Methods of analysis in the study of interactive analysis. The results showed that the interaction of peasants and middlemen are very diverse, such as: ngendong system which are peasants usually go to middlemen house to chit-chatting. While the factors that affect the survival of patron-client relationships between peasants and middlemen, namely: the existence of a family relationship, where there is a presumption that the more or less results doesn’t important as if that was his own family meal; a close friendship, the friendship will lead to a sense pakewuh; then the fringe, this happens to peasants who have debts to middlemen. The implication being taken by the author on the relationship that exists between the middlemen and the peasants is constituted by kinship sense, and this sense is not expected to cause losses among peasants and middlemen, thus could running synergy. The attitude of helping each other is also retained as characteristic of rural communities. Middlemen and peasants could distinguish social and economic factors. |
| Kata kunci | Keywords: Survival of Patron-client relations, Peasants, Middlemen. |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Imam Santoso, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Fatmah Siti DJ, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Tri Sugiarto, M.Si |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|