Artikel Ilmiah : F1C008020 a.n. HERMAN TATA JULIARTA

Kembali Update Delete

NIMF1C008020
NamamhsHERMAN TATA JULIARTA
Judul ArtikelTAYANGAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI UJUNG TOMBAK STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BANYUMAS TV
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan media televisi kini semakin pesat hal ini dapat dilihat dari tumbuhnya televisi lokal yang mulai ada, persaingan pun mulai terlihat dengan mereka berlomba memberikan program yang menarik dan terbaik di dalam mencari penonton atau pengiklan. Salah satu upaya yang dapat ditempuh ialah dengan menggunakan strategi komunikasi pemasaran yang tepat, seperti Banyumas TV yang menekankan pada penggunaan program yang berbasis muatan lokal dalam strategi komunikasi pemasarannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana budaya lokal digunakan sebagai ujung tombak setrategi komunikasi pemasaran Banyumas TV.
Lokasi penelitian ini dilakukan di Banyumas TV. Sasaran penelitian ini adalah manajer marketing dan produksi program. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling. Uji validitas data dengan menggunakan triangulasi sumber, untuk analisis data menggunakan analisis data interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Banyumas TV menggunakan budaya lokal dalam sebuah programnya, budaya lokal dalam Banyumas TV memiliki tempat tersendiri seperti jam prime time dan waktu tayang yang lebih banyak, ini digunakan sebagai ujung tombak dalam mencari pengiklan dan penonton. Acara yang menggunakan unsur budaya lokal antara lain : Cekakak, Lagon Banyumasan, Campur Ngelaras, Kartun Banyumasan, Ndopok Dablongan, Angkringan dan nasional atau umum seperti Seputar MASBARLINGCAKEB, Dialog Interaktif, Sekilas Banyumas dll. 2) Budaya lokal dianggap memliki daya tarik dan komoditas tersendiri. Budaya lokal Banyumasan yang ditampilkan merupakan budaya yang sudah dikenal oleh masyarakat luas seperti “basa ngapak” penggunaan budaya lokal digunakan dalam program yang menampilkan program yang sifatnya menghibur, seperti acara lawak dan talkshow budaya lokal lainnya yang ditampilkan adalah kesenian musik dengan menggunakan bahasa asli Banyumas dan juga pertunjukan seni musik tradisional. 3) kendala yang dihadapi oleh Banyumas TV adalah kurangnya pemain atau talent dalam mengisi acara yang bermuatan lokal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development of television media is increasingly rapidly this can be seen from the growth of local television started there, the competition began to be seen by them compete to provide attractive and best programs in the search for an audience or advertisers. One effort that can be achieved is by using the right marketing communication strategies, such as emphasizing Banyumas TV program based on the use of local content in its marketing communications strategy. The purpose of this study is to investigate and explain how the local culture is used as the spearhead of marketing communications strategy Banyumas TV.
Location of the study was conducted in Banyumas TV. Target of this research is the program manager of marketing and production. This research belong to qualitative research methods. The research used in-depth interviews, and documentation to collect the data. The selection of informants is purposive sampling. Data validity used a sources triangulation model, for data analysis used interactive data analysis.
These results of the research showed that: 1) Banyumas TV use in a program of local culture, local culture in Banyumas TV has its place as prime time and more air-time, is used as a focal point for advertisers and audience among others: Cekakak, Lagon Banyumasan, Campur Ngelaras, Kartun Banyumasan, Ndopok Dablongan, Angkringan and national programs Seputar MASBARLINGCAKEB, Dialog Interaktif, Sekilas Banyumas etc. 2) Local cultures possess a charm and is considered a commodity. Local culture is a culture Banyumasan shown that well known by the public as "basa ngapak" use of local cultures used in the program that displays programs that are entertaining, such as comedy shows and other local cultural talkshow shown is art music using native language Banyumas and also traditional music performances. Event that uses elements of local culture. 3) Obstacles faced by banyumas tv is the lack of a player or talent in filling program that charged local.
Kata kunciBudaya lokal, Strategi komunikasi pemasaran, BMS TV.
Pembimbing 1Drs. Bambang Widodo M.par
Pembimbing 2Shinta Prastyanti, M.A
Pembimbing 3Dr. Muh. Sulthan M.Si
Tahun2013
Jumlah Halaman79
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.