Artikel Ilmiah : P2FB09010 a.n. EKO PURWANTO, S.P

Kembali Update Delete

NIMP2FB09010
NamamhsEKO PURWANTO, S.P
Judul ArtikelAKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI KECAMATAN BUMIAYU
KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)Permasalahan umum yang terjadi dalam pelaksanaan pembangunan desa diantaranya adalah masih banyak kendala dalam pengelolaan keuangan desa dan sumber daya desa masih rendah sehingga diperlukan peran pemerintah lokal dalam membantu ketersediaan dana pembangunan desa. Akuntabilitas pengelolaan ADD sangat berperan atas keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di tingkat Desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan penerapan akuntabilitas serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaan ADD di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes.
Untuk menguji penerapan akuntabilitas dalam pengelolaan ADD yang dikaji dalam penelitian ini menggunakan teori akuntabilitas publik yang harus dilakukan oleh organisasi sektor publik yang terdiri atas beberapa dimensi, yaitu: 1) Akuntabilitas kejujuran dan akuntabilitas hukum. Akuntabilitas kejujuran terkait dengan penghindaran penyalahgunaan jabatan, sedangkan akuntabilitas hukum terkait dengan jaminan adanya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan lain yang disyaratkan. 2) Akuntabilitas proses. Akuntabilitas proses terkait dengan apakah prosedur yang digunakan dalam melaksanakan tugas sudah cukup baik dalam hal kecukupan sistem informasi akuntansi, sistem informasi manajemen, dan prosedur administrasi. 3) Akuntabilitas program. Akuntabilitas program terkait dengan pertimbangan apakah tujuan yang ditetapkan dapat dicapai atau tidak, dan apakah telah mempertimbangkan alternatif program yang memberikan hasil yang optimal dengan biaya yang minimal. 4)Akuntabilitas kebijakan. Akuntabilitas kebijakan terkait dengan pertanggungjawaban kebijakan yang telah dibuat terhadap masyarakat luas.
Penelitian dilakukan di Kecamatan Bumiayu dengan mengikutsertakan beberapa desa sebagai sampel. Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan metode penelitian kualitatif dan menggunakan teknik analisis model interaktif.
Hasil penelitian menemukan bahwa belum semua desa menerapkan akuntabilitas pengelolaan ADD, diantaranya ditunjukkan dengan masih adanya penyalahgunaan jabatan dan penyimpangan prosedur oleh oknum yang terlibat pengelolaan dana desa untuk memperoleh keuntungan tertentu bagi dirinya atau kelompok tertentu. Sebagai langkah prefentif untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan ADD, Pemerintah Kabupaten Brebes telah menyempurnakan mekanisme pengajuan RAPB pembangunan Desa, yaitu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dalam memberikan pengesahan dan memeriksa spesifikasi pembangunan dan besaran dana yang diajukan, serta untuk memperlancar proses pencairan dana ADD tahap selanjutnya tidak menerapkan sistem kolektif, tetapi rekomendasi Camat. Penerapan prinsip-prinsip transparan, akuntabel dan partisipatif memiliki keterkaitan dengan kualitas hasil pembangunan dan pemanfaatan yang dilakukan oleh masyarakat sebagai sasaran program.
Kendala utama yang dihadapi dalam mengelola ADD di Kecamatan Bumiayu diantaranya adalah: pembinaan aparat pemerintahan desa pengelolaan ADD belum efektif, Tim pengelola ADD) kurang menguasai spesifikasi pelaksanaan program, Koordinasi antara tim pengelola ADD kurang harmonis sehingga muncul persepsi negatif yang menyudutkan tim pelaksana ADD.
Abtrak (Bhs. Inggris)Common problems occured in developing village one other thing was low of resources. So that needed involvement of local government on providing village development fund. Accountability on managing Alocation of Village Development Fund (ADD) is very benefited on achivement of implement government administration, development and society at grass root level government. The research aims at reviewing and analyzing the implementing of accountability and constraint managing Alocation of ADD at SubDistrict Bumiayu Brebes. The research was conducted at Bumiayu SubDistrict with involving some village as sample. To find out objective the research using qualitative method and data analysis was employed by using interactive analysis model. The result shows that not yet including all village applying accountability in manage ADD, that shows the existing of misapplication function and un procedural conducted byperson in a certain capacity manage ADD to get certain benefit for him self or his category. As preventive approach to improve effectiveness and accountability managing ADD, Local Government of Brebes have improved on mecanism propose Village Development Plan, that is coordination with Board of General affair and City Plan on approval and verification of development and amount of budget proposed, and also to smooth next transfer process did not used collecting system but subdistrict head recommendation. Implementing principle of tranparency, accountability and participation have relevance with quality of development and utilization by societies as objective of program. Common constraint faced at managing ADD at Subdistrict Bumiayu were uneffective management development staff, uncomprehend on act programe, poor coordination appearing negative opinion that cornering implementer team of ADD.
Kata kunciAkuntabilitas, Alokasi Dana Desa, Pembangunan Desa, Alocation of Village Development Fund, Accountability, Developing Rural Area
Pembimbing 1Prof. Dr. Israwan Setyoko, M.S
Pembimbing 2Drs. Swastha Dharma, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.