Artikel Ilmiah : J1A006004 a.n. MOCHAMAD RIZKI NUGRAHA

Kembali Update Delete

NIMJ1A006004
NamamhsMOCHAMAD RIZKI NUGRAHA
Judul ArtikelPENGARUH C/N RASIO YANG BERBEDA DALAM MEMACU BAKTERI HETEROTROFIK UNTUK MENURUNKAN KADAR AMONIAK AIR LIMBAH BUDIDAYA IKAN LELE
(Clarias gariepinus)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya ikan lele (Clarias gariepinus) secara intensif akan membawa dampak pencemaran air pada lingkungan dan berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan sendiri, sehingga perlu adanya pengelolaan pada air limbah budidaya. Salah satu upaya untuk mengatasinya dengan penambahan sumber karbon untuk memacu pertumbuhan bakteri heterotrofik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian C/N rasio berbeda terhadap pertumbuhan bakteri heterotrofik dan bagaimana penurunan kadar amoniak pada limbah budidaya ikan lele. Penelitian dilaksanakan secara ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang dicobakan adalah pemberian molases sebagai sumber karbon berdasarkan C/N rasio yaitu perlakuan A (C/N rasio 0), perlakuan B (C/N rasio 10), perlakuan C (C/N rasio 15) dan perlakuan D (C/N rasio 20). Parameter yang diukur meliputi populasi bakteri, kadar amoniak total (TAN), nitrit, nitrat, suhu, VSS, pH dan DO. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemberian C/N rasio yang berbeda terhadap pertumbuhan bakteri heterotrofik dan penurunan kadar amoniak air limbah ikan lele tidak berbeda nyata. C/N rasio yang optimal untuk memacu bakteri heterotrofik adalah pada C/N antara 15 - 20 dengan populasi bakteri paling tinggi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Catfish (Clarias gariepinus) intensive culture bring impact of water pollution on the environment and harmful to survival of fish itself. It is necessary to manage wastewater in aquaculture. This could be resolved with a carbon source addition to stimulate heterotrophic bacterial growth. This study aimed to determine the effect of different C/N ratio on heterotrophic bacterial growth and ammonia decrease levels in catfish farming wastewater. Experimental method applied completely randomized design to examine 4 treatments in triplicates. The treatments were molasses as a carbon source based on C/N ratio. Treatment A was 0 C/N ratio, treatment B 10 C/N ratio, treatment C 15 C/N ratio, and 20 C/N ratio treatment D. Parameters included bacterial populations, ammonia levels (TAN), nitrite, nitrate, temperature, VSS, pH, and DO. The results showed that C/N ratio affected differently heterotrophic bacterial growth. Decrease levels of ammonia wastewater were not different. Optimal C/N ratio for heterotrophic bacteria growth was between 15-20.
Kata kuncibakteri heterotrofik, limbah akuakultur, amoniak, C/N rasio
Pembimbing 1Dra. Nuraina Andriyani, M.Si
Pembimbing 2Dr. Ir. Bambang Gunadi, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.