| NIM | H1K009028 |
| Namamhs | TOMY ADILLA RIZKY |
| Judul Artikel | KAJIAN MORFOMETRI UNTUK MENGETAHUI TINGKAT KEMATANGAN GONAD KEPITING BAKAU SCYLLA SERRATA DI KAWASAN HUTAN MANGROVE TRITIH KULON CILACAP |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kepiting bakau (Scylla serrata) biasa dikenal juga dengan nama kepiting lumpur (mud crab). Kepitingbakausangat digemari oleh masyarakat dan termasuk satu diantara komoditas perikanan penting di wilayah Indo Pasifik. Di pasaran, kepiting umumnya dijual dalam kondisi segar, kepiting cangkang lunak (soft shell) dan kepiting bertelur. Di sisi lain, meningkatnya permintaan konsumen terutama di pasar internasional,menuntut produksi kepiting bakau dalam jumlah besar dan berkesinambungan.Sebagian besar produksi kepiting masih ditangkap dari alam, kendalanya belum banyak informasi khususnya berkaitan dengan ukuran kepiting yang matang telur atau tingkat kematangan gonad. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui morfometridan tingkat kematangan gonad kepiting bakau Scylla serrata, sertamengetahui hubungan morfometri dengan tingkat kematangan gonad dan indeks kematangan gonad kepiting bakau Scylla serrata.Metode yang digunakanadalah survey, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa morfometri (truss morphometrics) secara langsung tidak terdapat hubungan dengan tingkat kematangan gonad kepiting bakau, tetapi terdapat hubungan antara morfometri (truss morphometrics) dengan indeks kematangan gonad, yang ditunjukan oleh titik rasio jarak truss B1 (2,822) dan B4 (1,633) yang bersinggungan dengan titik indeks kematangan gonad (IKG). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mangrove crab (Scylla serrata), commonly known also by the name of mud crab (mud crab). Mangrove crabs are very popular with the public and includes a commodity amongimportant fishery in the IndoPacific region. In the market, commonly crabs sold in fresh condition, soft shell crab and crab spawn. On the other hand, consumer demandincrease, especially in international market, would require mud crab sustainable production in large quantities. The most crab production was captured from wild, due to many obstacles, especially on information related to mature crab size bearing eggs. The purpose of this study was to determine mud crab Scylla serratamorphometry (using truss morphometrics) and maturity, and to determine the relationship betweenmorphomtery and gonad maturity and maturation index of mud crab. A surveymethod wasused with random sampling. The results showed that morphometry did not relate with gonad maturity level of mangrove crabs, but related with gonad maturity index.Point B1 of truss (2.822) and B4 (1.633) of truss were tangent to gonad maturity index. |
| Kata kunci | kepiting bakau, tingkat dan indeks kematangan gonad, truss morphometrics. |
| Pembimbing 1 | Dr. Tjahjo Winanto, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ir. H. Purnama Sukardi, Ph. D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|