Artikel Ilmiah : G1B009092 a.n. VIVI WIDI HARTIKA

Kembali Update Delete

NIMG1B009092
NamamhsVIVI WIDI HARTIKA
Judul ArtikelEvaluasi kinerja bidan dalam penanganan komplikais neonatal di wilayah kerja puskesmas II baturraden kabapaten banyumas tahun 2011-2012
Abstrak (Bhs. Indonesia)Data cakupan penanganan komplikasi neonatal di Puskesmas II Baturraden adalah 49,27%. Angka ini masih jauh dibawah target SPM tahun 2010 yaitu 80%. Kondisi ini perlu menjadi perhatian, dikarenakan cakupan penanganan komplikasi neonatal merupakan salah satu indikator keberhasilan program KIA. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi angka cakupan penanganan komplikasi neonatal yaitu kinerja bidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kinerja bidan desa dalam upaya pencapaian cakupan penanganan komplikasi neonatal di Puskesmas II Baturraden Kabupaten Banyumas tahun 2011-2012. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini terdiri dari 6 bidan desa yang bertugas di wilayah kerja Puskesmas II Baturraden, dengan informan pendukung yaitu kepala puskesmas, bidan koordinator, petugas KIA puskesmas, dan petugas Jampersal Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data yaitu membandingkan hasil wawancara bidan desa dengan informan pendukung. Hasil wawancara menunjukan gambaran kinerja bidan desa dalam penanganan komplikasi neonatal sudah baik. Beberapa informan menyatakan telah melakukan penanganan komplikasi neonatal dan rujukan sesuai dengan standar pelayanan neonatal. Masih rendahnya angka cakupan penanganan komplikasi neonatal disebabkan karena sistem pelaporan dari tempat rujukan yang belum optimal. Dari hasil temuan dilapangan, terdapat beberapa faktor psikologi yang berkaitan dengan kinerja bidan desa yaitu variabel motivasi imbalan dan motivasi kebijakan tempat persalinan. Sedangkan faktor individu (kemampuan bidan) dan organisasi (peran pimpinan, imbalan) tidak berkaitan dengan kinerja bidan. Berdasarkan hasil penelitian ini, hendaknya puskesmas dapat mengoptimalkan manajemen pelaporan tindakan penanganan komplikasi dari tempat rujukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Data of neonatal complications handling coverage in community health center of Baturraden II is 49,27%. This number still far below the target of Minimum Services Standar in 2010 80%. This situation needs to be considered as a priority, since this coverage is one of indicators of MCH program effectiveness. Midwifes’ performance is identified as a factor related to it.This study aims to describe the performance of midwife’s achieving neonatal of complications handling coverage in community health center Baturraden II Banyumas distric, year 2011-2012. The subjects of this study consisted of 6 village midwife to served in the community health center Baturraden II and supporting informants are head of community health center, midwife coordinator, staff MCH in community health centers, and staff Jampersal in Banyumas Distric Board of health. Data analysis in this research are: data reduction, data presentation and conclusion drawing. Data validation is done by the data triangulation technique which compares the information from the subject to the answer from the supporting informant. The results of the interview shows a picture of the performance of midwife’s in already excellent neonatal of complications handling. Some informants claimed to have done the handling neonatal of complications and referral in accordance with the standards of neonatal care. The low numbers of neonatal complications handling coverage because the reporting system from the place of reference that is not optimal. This research also found that there are some psychological factors related to midwifes’ performance. Those are motivation of benefits and policy of childbirth place. While individual factors (ability midwives) and the organization (leadership roles, benefits) are not related to the midwife performance. Based on these results, it is needed to optimize the community health centers management reporting complications from the treatment measures the place referral.
Kata kunciJampersal, Kinerja, Bidan Desa
Pembimbing 1Arih Diyaning Intiasari SKM. MPH
Pembimbing 2Eri Wahyuningsih S.Ked., M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.