Artikel Ilmiah : G1G008026 a.n. LINNA ARMIYATI S

Kembali Update Delete

NIMG1G008026
NamamhsLINNA ARMIYATI S
Judul ArtikelPENGARUH PEMBERIAN TOPIKAL GEL LIDAH BUAYA
(Aloe vera (L.) Burm. f) 30% TERHADAP JUMLAH
FIBROBLAS GRANULASI SOKET PASCA
PENCABUTAN GIGI INSISIVUS
MARMOT (Cavia cobaya)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Ekstraksi gigi merupakan tindakan yang sering dilakukan oleh dokter gigi. Ekstraksi gigi ini akan mengakibatkan terjadinya kerusakan jaringan yang selanjutnya akan pulih kembali melalui proses penyembuhan luka. Fibroblas merupakan salah satu penyusun jaringan ikat gingiva yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Lidah buaya merupakan bahan alami yang digunakan oleh masyarakat luas sebagai obat tradisional. Lidah buaya mengandung acemannan dan mannose-6-phosphate yang berkhasiat untuk mempercepat penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan adanya pengaruh pemberian topikal gel lidah buaya konsentrasi 30% terhadap jumlah fibroblas pada proses penyembuhan luka pasca pencabutan gigi insisivus marmot. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan 36 ekor marmot (Cavia cobaya) yang dibagi secara acak menjadi 3 kelompok, yaitu: kelompok perlakuan yang diberi gel lidah buaya, kelompok kontrol positif yang diberi gliserin dan kelompok kontrol negatif yang diberi aquades. Pada semua kelompok marmot dibuat perlukaan dengan mencabut gigi insisivus rahang bawah. Pada daerah luka, setiap kelompok diaplikasikan gel lidah buaya, gliserin dan aquades. Pada hari ke-3, ke-5, dan ke-7 dilakukan dekapitasi pada marmot sesuai dengan kelompoknya (4 marmot setiap kelompok). Jaringan dibuat preparat histologis kemudian dilakukan pengamatan gambaran histologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel lidah buaya mempunyai efek penyembuhan luka dilihat dari adanya fibroblas pada hari ke-3, jumlah meningkat pada hari ke-5, dan menurun pada hari ke-7. Simpulan dari penelitian ini adalah aplikasi topikal gel lidah buaya konsentrasi 30% berpengaruh terhadap jumlah fibroblas pada penyembuhan luka pasca pencabutan gigi insisivus marmot (Cavia cobaya).


Abtrak (Bhs. Inggris)Tooth extraction is a proceeding which frequently done by the dentist. Tooth extraction resulting the tissue damage that will be recovered by wound healing process. Fibroblast is one of the connective tissue constituent which has an important role to wound healing process. Aloe vera is natural ingredients used by people as traditional medicine. Aloe vera contains acemannan and mannose-6-phosphate which is believed to accelerate wound healing. This study aimed to prove the influence of aloe vera topical application 30% concentration to the number of fibroblast in wound healing process post extraction guinea pig incisor. The samples of this study using 36 guinea pigs (Cavia cobaya) divided into 3 gropus randomly, which are: group with aloe vera gel, positive control group with aquades. All groups injured by repealing mandibular incisor. On day 3, 5, and 7 was decapitation to the guinea pig according to the groups (4 guinea pigs in each group). The tissue was made into histological preparations then observe the histological description. The results showed that aloe vera gel has seen a wound healing effects of the fibroblasts on day 3, the number increased on day 5 and decreased on day 7. This study concluded that the application of topical aloe vera concentration of 30% effecting to the number of fibroblasts in wound healing post extraction guinea pig incisor (Cavia cobaya).


Kata kunciGel Lidah Buaya (Aloe vera (L.) burm.f), Acemannan dan Mannose-6-phosphate, Fibroblas, Penyembuhan luka.
Pembimbing 1drg. Rinawati Satrio, M.Si
Pembimbing 2Dr.drg.A. Haris B.W, M.Kes., AP., SIP
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.