| NIM | A1M009051 |
| Namamhs | AMALYA PUTRI |
| Judul Artikel | Pengaruh Jenis Kemasan dan Lama Penyimpanan Terhadap Mutu Block Brown Sugar |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Block brown sugar (BBS) merupakan produk olahan gula kelapa cetak yang diberi bahan pengisi maltodekstrin dan gelatin kemudian dicetak berbentuk balok sehingga mudah untuk dipotong-potong. Penambahan bahan pengisi diharapkan akan meningkatkan kelarutan gula sehingga memudahkan penggunaannya sebagai bahan pemanis atau dapat dikonsumsi secara langsung. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan maltodekstrin dan gelatin, jenis kemasan, lama penyimpanan dan interaksi penambahan maltodekstrin dan gelatin, jenis kemasan dan lama penyimpanan terhadap sifat fisikokimia dan sifat sensoris BBS. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan acak kelompok. Faktor yang dikaji meliputi penambahan maltodekstrin dan gelatin ke dalam nira kelapa dengan rasio 1:1 (P1) dan 2,5:1 (P2); jenis kemasan yaitu plastik polipropilen (K1) dan aluminium foil (K2); lama penyimpanan yaitu 0 minggu (L0), 1 minggu (L1), 2 minggu (L2), 3 minggu (L3) dan 4 minggu (L4). Pengamatan dilakukan terhadap sifat kimia, fisik dan sensoris yang meliputi kadar air, kadar gula reduksi, pH BBS, bagian yang tidak larut dalam air, tekstur dengan alat penetrometer, warna, aroma khas gula kelapa, tekstur, rasa manis dan kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan penambahan maltodekstrin dan gelatin dengan rasio 2,5:1, jenis kemasan aluminium foil dan lama penyimpanan 4 minggu (P2K2L4) menghasilkan BBS dengan sifat fisik, kimia dan sensoris terbaik dengan kadar air 7,67 %, kadar gula reduksi 8,99 %, pH BBS 6, bagian yang tidak larut dalam air 7,59 %, tekstur 0,0048 mm.dt/g, warna kuning (2,36), aroma khas gula kelapa kuat (3,07), tekstur pada taraf agak keras (3,1), rasa manis pada taraf manis (2,87) dan tingkat kesukaan pada taraf suka (2,76). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Block brown sugar (BBS) is a coconut sugar processed product with the addition of maltodextrin and gelatin as filler then shaped into blocks to make it easy to cut. Filler addition was expected to improve its solubility making it easier for sweetener or consumed directly. The research aimed to determine the effect of maltodextrin and gelatin addition, type of packaging, storage period and its interaction to the BBS physicochemical and sensory properties. This research was designed experimentally using a randomized block design. Observed factors were maltodextrin and gelatin ratio which consist of two level 1:1 (P1) and 2,5:1 (P2); type of packaging which consist of two types: polipropilen (K1) and aluminum foil (K2); storage period which consist of five levels: 0 week (L0), 1 week (L1), 2 weeks (L2), 3 weeks (L3) and 4 weeks (L4). Observed physicochemical and sensory variables were moisture, reducing sugar, insoluble part, hardness level (conducted by penetrometer, color, aroma of coconut sugar, texture, sweetness and preference. The result showed that the combination of maltodextrin and gelatin ratio of 2,5:1, aluminum foil packaging type and 4 weeks storage (P2K2L4) have been produce BBS with the best physic, chemical and sensory characteristic that had 7,67% moisture, 8,99% reduction sugar, pH 6, 7,59% insoluble part, 0.0048 mm.dt/g hardness level (conducted by penetrometer), yellow color (scale 2.36), a strong aroma of coconut sugar (scale 3.07), slightly hard texture (scale3.1), sweet taste (scale 2.87) and like of preference (scale 2.76). |
| Kata kunci | block brown sugar, rasio maltodekstrin-gelatin, jenis kemasan, lama penyimpanan |
| Pembimbing 1 | Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ir. Budi Sustriawan, M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 83 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|