| NIM | D1E009257 |
| Namamhs | BANAR PUJANTOKO |
| Judul Artikel | KADAR LIGNIN DAN KECERNAAN BAHAN ORGANIK (KBO) KULIT BUAH KAKAO YANG DIFERMENTASI DENGAN JAMUR Marasmuis sp. DENGAN SUMBER NITROGEN BERBEDA SECARA IN-VITRO. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui kadar lignin kulit buah kakao yang difermentasi dengan jamur Marasmius sp. Dan mengetahui kecernaan bahan organik (KBO) kulit buah kakao yang difermentasi dengan jamur Marasmius sp. secara in-vitro. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit buah kakao (Theobroma cacao L) dan Jamur Marasmius sp. isolate murni agar miring. Media yang digunakan dedak padi, kepala ikan tongkol dan urea. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, masing-masing perlakuan diulang lima kali. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa pemberian sumber nitrogen urea sebesar 0,75 berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar lignin kulit buah kakao. Sedangkan pada hasil yang diperoleh dari analisis variansi kecernaan bahan organik menunjukan berpengaruh nyata (P<0,05) pada perlakuan yang ditambahkan tepung kepala ikan tongkol. Rataan yang diperoleh dari kadar lignin antara 2,63+0,08% sampai 4,02+0,12% dan rataan kecernaan bahan organik (KBO) antara 28,6204+1,3191% sampai 32,8970+2,7545%. Kesimpulan dari penelitian adalahSumber nitrogen dari urea 0,75% menurunkan kadar lignin sebesar 91%, Sedangkan sumber nitrogen dari tepung kepala ikan tongkol 7,5% hanya menurunkan kadar lignin sebesar 87%. Dan Sumber nitrogen dari urea 0,75% mampu menaikan kecernaan bahan organik (KBO) sebesar 28,62%, Sedangkan sumber nitrogen dari tepung kepala ikan tongkol 7,5% mampu meningkatkan kecernaan bahan organik sebesar 32,89%.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research was aimed to determine lignin of cacao pods are fermented with the fungus Marasmius sp. and to know the organic matter digestibility (OMD) cacao pods were fermented with the fungus Marasmius sp. in vitro. The material used in this study the cacao pods (Theobroma cacao L) and fungus Marasmius sp. isolate pure agar slant. Media used were rice bran, tuna heads and urea. This research used Completely Randomized Design (CRD) with four treatments, each treatment was repeated five times. Theresult of analysis of variance showed that administration of 0,75 urea nitrogen source significantly (P<0,01) affected the lignin content of cacao pods. While the results obtained from the analysis of variance organic matter digestibility showed a significant effect (P<0,05) in the treatment of flour added with tuna head. The average of lignin content obtained was between 2,63 %+0.08% and 4,02+0,12 % and the average organic matter digestibility (OMD) was between 28,6204+1.3191% and 32,8970+2,7545%. The rescarch conclusion that 0.75% nitrogen lowered lignin content of 91%, while 7,5% nitrogen source of flour tuna head only lowered lignin content by 87 %. Sources of nitrogen from urea of 0,75 % were able to increase the organic matter digestibility (OMD) as much as 28,62 %, while 7,5% nitrogen sources of flour tuna head increased the organic matter digestibility of 32,89 %. |
| Kata kunci | Jamur Marasmius sp. , kulit buah kakao, urea, tepung kepala ikan tongkol, dedak padi |
| Pembimbing 1 | Ir. H. Suparwi, MS |
| Pembimbing 2 | Ir. Sri Utami, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|