Artikel Ilmiah : E1A009132 a.n. IRMA RAHMAHWATI
| NIM | E1A009132 |
|---|---|
| Namamhs | IRMA RAHMAHWATI |
| Judul Artikel | PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP PELAKU ANAK (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembuktian dalam hukum acara pidana merupakan bagian yang sangat penting dan memegang peranan yang strategis dalam proses pemeriksaan sidang pengadilan. Membuktikan mengandung maksud dan tujuan untuk menyatakan kebenaran atas suatu peristiwa. Banyak perkara termasuk perkara anak nakal di pengadilan dari tahun ke tahun menunjukkan peningkatan sehingga terkesan setiap perbuatan anak nakal dapat dipastikan selalu diproses melalui jalur hukum. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik menuyusun skripsi dengan mengambil judul penelitian “PEMBUKTIAN DALAM TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN TERHADAP PELAKU ANAK (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan No. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg)” Berdasarkan uraian di atas, maka dapat dirumuskan permasalahan yang pertama, mengapa anak nakal diproses dalam persidangan pada Putusan No. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg ? Kedua, bagaimana pembuktian dalam tindak pidana penganiayaan terhadap pelaku anak pada Putusan No. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg ? Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa alasan anak nakal diproses dalam persidangan karena usianya sudah 16 tahun, tidak adanya upaya perdamaian, diduga melakukan tindak pidana penganiayaan, dan adanya pelimpahan berkas perkara, surat dakwaan serta barang bukti oleh penuntut umum ke Pengadilan Negeri. Pembuktian dalam tindak pidana penganiayaan terhadap pelaku anak yaitu adanya keterangan saksi yang saling bersesuaian dengan keterangan terdakwa dan dihubungkan dengan alat bukti surat serta barang bukti yang diajukan dipersidangan maka syarat pembuktian telah terpenuhi, serta unsur-unsur dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP telah terpenuhi sehingga hasil putusan menyatakan bahwa terdakwa HA Bin Sm terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Verification in the Code of Criminal Procedure is a very important part and hold strategic role on court investigation process. Verifying has meaning and purpose to assert the truth from certain incident. Many cases included mischievous children can be certainly processed by law mechanism. Based on that description, writer was interested to arrange a thesis entitled “VERIFICATION ON VIOLENCE CRIME BY CONVICTED CHILDREN (Juridical Observation Towards Court Verdict No. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg). Based on the description above, so the first problem can be formulated, why mischievous child was processed by court on verdict no. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg? Second, how was the verification on violence crime by convicted children on verdict no. 05/Pid.B/A/2011/PN.Pbg? Based on the research result, is gotten conlusiom that the reason mischievous child was processed in the court is because his age was 16 already, no reconciliation effort, accused did violence crime, and there was transfering file, accusation letter also evidence by attorney to the State Court. Verification on violence crime by convicted children was there were witnesses explanation that was correlated with convicted’s explanation and it was related with evidences that proposed in court process thus the verification requirements were fulfilled, also the elements on article 351 section (1) KUHP have fulfilled so the verdict result stated that the accused HA Bin Sm was legally proven and convinced guilty did the violence crime. |
| Kata kunci | Pembuktian, Tindak Pidana Penganiayaan, Anak. |
| Pembimbing 1 | Pranoto, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.H. |
| Pembimbing 3 | Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H. |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |