Artikel Ilmiah : E1A009163 a.n. BAGUS IBRAHIM

Kembali Update Delete

NIME1A009163
NamamhsBAGUS IBRAHIM
Judul ArtikelPerlindungan Hukum Oleh Penegak Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Perkosaan Dalam Wilayah Hukum Pengadilan Negeri Semarang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tindak pidana perkosaan merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan yang merupakan contoh kerentanan posisi perempuan tersebut, utamanya terhadap kepentingan seksual laki-laki. Citra seksual perempuan yang telah ditempatkan sebagai obyek seksual laki-laki, ternyata berimplikasi jauh pada kehidupan perempuan, sehingga dia terpaksa harus selalu menghadapi kekerasan, pemaksaan dan penyiksaan secara fisik serta psikis.
Permasalahan dan tujuan penelitian yang diambil antara lain: mengetahui dan menganalisis upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memberikan perlindungan terhadap korban tindak pidana perkosaan, mengetahui dan menganalisis hambatan-hambatan yang dihadapi penegak hukum dalam melaksanakan fungsi perlindungan hukum bagi korban tindak pidana perkosaan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Semarang.
Dalam penelitian ini, penulis menggunakan studi hukum yang dibagi menjadi 2 (dua) cabang studi, yang pertama hukum dapat dipelajari dan diteliti sebagai suatu studi mengenai law in books, dan yang kedua adalah hukum yang dipelajari dan diteliti sebagai suatu studi mengenai law in action. Mempelajari dan meneliti hubungan timbal balik antara hukum dengan lembaga-lembaga sosial yang lain, studi terhadap hukum sebagai law in action merupakan studi ilmu sosial yang non doktrinal dan bersifat empiris.
Penelitian menghasilkan kesimpulan: (a) upaya-upaya yang dapat dilakukan oleh penegak hukum untuk memberikan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perkosaan adalah dengan pemberian restitusi dan kompensasi, konseling, pelayanan/bantuan medis, bantuan hukum dan pemberian informasi yang menjadikan masyarakat sebagai mitra aparat kepolisian karena melalui informasi ini diharapkan fungsi kontrol masyarakat terhadap kinerja kepolisian dapat berjalan dengan efektif. (b) hambatan-hambatan yang dihadapi penegak hukum dalam melaksanakan fungsi perlindungan hukum bagi korban tindak pidana perkosaan di wilayah hukum Pengadilan Negeri Semarang baik yang berasal dari luar (ekstern) dan dari dalam (intern) masing-masing penegak hukum.
Abtrak (Bhs. Inggris)Rape is one form of hardness crime to woman who is example of susceptance position of the woman, mainly to importance of men sexual. Woman sexual image who has been placed as men sexual object, simply far implication at woman life, so that him cannot help always faces hardness, enforcing and persecution in physical of and psychical.
Problems and purpose of research taken by inter alia: identify and analyze the efforts that can be made to provide protection to victims of rape crime , identify and analyze the obstacles faced by law enforcement agencies in carrying out the functions of legal protection for victims of rape in the criminal jurisdiction Semarang District Court.
In this research, writer applies law study divided to become 2 (two) study branch, firstly law can be studied and checked as a study about law indium books, and second is law studied checked and as a study about law indium action. Studies and checks interrelationship between laws with other social institutes, study to law as law indium action is social science study which non doktrinal and haves the character of empiric.
Research findings conclusion: (a) attempts to do by law enforcement to provide legal protection for victims of rape is a crime with restitution and compensation , counseling , care / medical assistance , legal aid and the provision of information that make the community as a partner apparatus police because through this information are expected functions of community control over the police performance to be effective . (b) the obstacles faced by law enforcement agencies in carrying out the functions of legal protection for victims of rape in the criminal jurisdiction of the District Court of Semarang both from outside ( external ) and from within ( internal ) each law enforcement .
Kata kunciPerlindungan hukum, penegak hukum, korban, tindak pidana perkosaan
Pembimbing 1Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Pranoto, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dr. Setya Wahyudi, S.H., M.H.
Tahun2013
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.