Artikel Ilmiah : F1A006024 a.n. BAYU EKO NUGROHO

Kembali Update Delete

NIMF1A006024
NamamhsBAYU EKO NUGROHO
Judul ArtikelPRAKTIK WACANA GLOBALISASI DALAM TELEVISI
(Studi Analisis Wacana Kritis terhadap Tayangan Reality Show ”Bule Ngefans”
Yang Disiarkan oleh ANTV)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana globalisasi lewat media melakukan praktik wacana dalam lingkup media televisi dengan kemasan reality show. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis dari Norman Fairclough, dimana tahapan analisis dibagi tiga level, yakni teks, praktik diskursus, dan sosiokultural. Pada tahap analisis tayangan, peneliti dibantu dengan metode analisis semiotika yang sifatnya saling mendukung. Hal ini karenakan kompleksitas objek peneliti yang sifatnya audio-visual, sehingga teks tidak hanya dibaca dalam bahasa verbal, tetapi juga yang sifatnya ’nonverbal’. Pada level praktik diskursus, wawancara mendalam dilakukan pada Tim Produksi tayangan ”Bule Ngefans”. Di tingkat analisis sosiokultural, dilakukan studi literatul bahan-bahan yang terkait dengan permasalahan yang diangkat.
Dari hasil penelitian diperoleh beberapa kesimpulan. Di tingkat analisis teks diketahui bahwa penempatan posisi yang dilakukan dalam tayangan “Bule Ngefans” terhadap Simona sebagai Fans dan Teuku Wisnu sebagai yang diidolakan mempresentasikan hubungan antara superior dan inferior. Posisi inferior yang diletakan kepada Teuku Wisnu dimaksudkan untuk menempatkannya sebagai objek transfer budaya dan objek komodifikasi untuk meraih keuntungan. Di tingkat discourse practice, diketahui bahwa terdapat hubungan kerjasama saling menguntungkan antara stasiun televisi, tim produksi dan pihak restaurant serta salon kecantikan. Di tingkat sosiokultural, dapat diketahui bahwa wacana globalisasi yang ditawarkan oleh barat ke timur mempunyai muatan kepentingan ideologis untuk menyeragamkan budaya atau yang disebut “budaya putih global”. Proses transfer budaya yang dilakukan dalam tayangan “Bule Ngefans” mempresentasikan hegemoni barat terhadap bangsa timur – dalam kasus ini Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research aim is to study how globalization throught the media going the discourse practice in scope of television media with the reality show tidiness. Analysis method used in this research is critical discourse analysis from Norman Faiclough, where the analysis steps are divide by three level, Texs, Discourse Practice, and Sociocultural. At the fisrt level, research assited with the semiotic analysis method which is suporting each other. This is not only read in verbal, but also in ’nonverbal’ language. At discourse practice level, depth interview is conducted at the ”Bule Ngefans” production team. At sociocultural level, the analysis is conducted by literature studies that have relevant subtance with problems.
This research obtained some conclusion. At the Text analysis level, it is know that within ”Bule Ngefans” reality show Simona position and Teuku Wisnu competitior represeting relation between superior and inferior. Inferior position attached to Teuku Wisnu intended to place is as cultural transfer object and co modification object to reach profit. There are cooperation relation that is profiting each other between television station, production team and restaurant. At Sociocultural level, it is know that globalization discourse which is carried by west to eastern have the ideological importance to uniform the cultural or so-called ”global white cultural”. The culture transfer process performed within ”Bule Ngefans” reality show representing the western hegemony ti the eastern nation – in this case Indonesia.
Kata kunciGlobalisasi, Bule Ngefans
Pembimbing 1Dr. Tyas Retno W., M.Si
Pembimbing 2Sulyana Dadan, MA
Pembimbing 3Drs. Dalhar Shadiq, M.Si
Tahun2013
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.