Artikel Ilmiah : G1B009090 a.n. FITRI AINURROHMAN

Kembali Update Delete

NIMG1B009090
NamamhsFITRI AINURROHMAN
Judul ArtikelStudi kualitas air sumur gali di desa Karangkemiri Kecataman Maos Kabupaten cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sumber air sangat dibutuhkan untuk dapat menyediakan air yang baik dari segi kualitas dan kuantitasnya. Desa Karangkemiri Kecamatan Maos Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah yang banyak menggunakan sumur gali sebagai sumber air bersih, tetapi masih banyak sumur gali yang air sumurnya berwarna kuning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air sumur gali di Desa Karangkemiri. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh sumur gali sebanyak 474 sumur dengan sampel sebanyak 40 sumur gali. Berdasarkan hasil analisis univariat, terdapat 38 sumur gali (95%) dengan bibir sumur setinggi ≥70 cm dan dinding sumurnya terbuat dari bahan yang kedap air. Lebar lantai sumur minimal 1,5 m sebanyak 22 sumur gali (55%). Semua sumur gali memiliki jarak SPAL <11 m, sedangkan 32 sumur memiliki jarak dengan jamban <11 m. Responden yang meletakkan ember timba di lantai setelah digunakan untuk mengambil air sebanyak 12 responden (30%). Sebanyak 33 responden (82,7%) mencuci piring dan baju di dekat sumur. Sebanyak 6 responden (15%) selalu membiarkan air menggenang di sekitar sumur dan 31 responden (77,5%) selalu membiarkan sumur dalam keadaan terbuka. Sumur yang memenuhi syarat kualitas air berdasarkan parameter suhu yaitu sebanyak 3 sumur (7,5%). Dapat dilakukan penelitian eksperimen cara untuk menghilangkan atau menyelesaikan permasalahan tingginya total Coliform air sumur gali di Desa Karangkemiri.
Abtrak (Bhs. Inggris)Water sources is needed to supply clean water both quality or quantity. One of water sources that still exist in Karangkemiri fillage, Maos-Cilacap Regency is dug well, but there’s still much dug well wich has dirty water. The aim of this research is to know the correlation of quality the dug well water in Karangkemiri. This research use descriptive observational metode. Population of this research as much as 474 dug well and 40 as samples. Univariat analysis shows that there are 38 dug well (95%) bordered by waterproof materials as high as ≥ 70 cm. minimum length of well floor is 1,5 m as much as 22 dug well (55%). The distarce of dug well with drainase is < 11 m, and 32 of them keep distance with toilet as far as < 11 m. Respondents who put the pail on the floor after used as 12 respondents (30%), and 33 respondents (82,7%) washing tools and clothes close to the dug well. Six respondents (15%) always let water stagnated around the well and as much as 31 respondents (77,5%) always let them opened. As much as 7,5% dug well fulfill the quality water requerements based on temperature parameter. Research of experimental can be done to eliminate or resolve the problems of the high total coliform water wells dug in the village Karangkemiri.
Kata kuncidug well, water quality
Pembimbing 1Drs. Kuswanto, M.Kes
Pembimbing 2Agnes Fitria W, S.KM, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.