Artikel Ilmiah : D1B008013 a.n. FELIX GOBAY
| NIM | D1B008013 |
|---|---|
| Namamhs | FELIX GOBAY |
| Judul Artikel | HUBUNGAN ANTARA PERIODE BERANAK DENGAN LITTER SIZE DAN BOBOT LAHIR ANAK BABI, DI PERUSAHAN PETERNAKAN BABI, KEDUNGBENDA, KEMANGKON PURBALINGGA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Indonesia beriklim tropis, keadaan ini tidak terlalu menguntungkan bagi kehidupan ternak khususnya ternak babi, keunggulan dari ternak babi adalah pakan, pertumbuhannya cepat, umur kebuntinganrelatif singkat, litter size dan bobot lahirnya tinggi dan dalam satu tahun dua kali beranak . tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara 1). Periode beranak induk babi, 2). Litter size induk setiap periode beranak 3). Bobot lahir setiap anak dengan satuan kilogram. Ternak babi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 ekor babi betina yang bunting terdiri atas 18 ekor induk Landrace dan 17 ekor induk Yorkshire. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 7. Faktor pertama adalah bangsa babi (Landrace dan Yorkshire) sedangkan faktor kedua adalah periode beranak (1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7). Data dianalisis dengan rnenggunakan sidik ragam (ANOVA). Ternak babi memiliki potensi penampilan reproduksi yang baik. Hal tersebut dapat ditunjukkan oleh interval setiap generasi yang relatif singkat dan mampu untuk menghasilkan anak dalam jumlah banyak setiap periode/tahun. Masa kebuntingan ternak babi relatif siingkat yaitu rata-rata 114 hari atau 3 bulan 3 minggu 3 hari. Penelitian menghasilkan rataan Litter size (P1) 8,0 ± 0,9 ekor; (P2) 10,0 ± 0,0 ekor; (P3) 11,571 ± 3,0 ekor; (P4) 12,0 ± 1,2 ekor; (P5) 9,5 ± 1,9 ekor; (P6) 10,0 ± 2,0 ekor dan (P7) 8,250 ± 2,4 ekor, Rata-rata 10 ekor. Bobot lahir yang tertinggi yaitu periode kelahiran ke 7 yaitu 1,64 kg, sedangkan bobot lahir yang terendah yaitu periode kelahiran ke 4 yaitu 1,13 kg. Kedua penelitian tersebut ini berpengaruh nyata (P<0,05). Kata kunci : Ternak babi, Bangsa, Kelahiran, Penampilan Reproduksi |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Indonesia tropical climate, this situation is not very favorable for animal life in particular pigs, pigs are the hallmarks of feed, rapid growth, relatively short gestation, litter size and birth weight and height in a year two times lambing. This study aimed to determine the relationship between 1) Sow’s lambing period, 2) The sow litter size in a lambing period, and 3) Piglet birth weight in kilograms. Pigs used in this study were 35 pregnant female pigs consisted of 18 Landrace sows and 17 Yorkshire sows.The experiment design used in this study was Completely Randomized Design (CRD) with factorial experimental 2 x 7 factorial patterm. The first factor is the pig's breed (Landrace and Yorkshire) and the second one was the lambing period (1, 2, 3, 4, 5, 6 and 7). The data were analyzed with analysis of variance (ANOVA). Pigs have the potential for good reproductive performance. This can be showed by the short generation interval and the large litter size on every period per year. The Lambing period of a pig is relatively short, in which an average of 114 days or 3 months 3 weeks 3 days. The results of reslarch showed that the averange of litter size of (P1) was 8.0 ± 0.9; (P2) was 10.0 ± 0.0; (P3) was 11.571 ± 3.0; (P4) was 12.0 ± 1.2; (P5) was 9.5 ± 1.9; (P6) was 10.0 ± 2.0 and (P7) was 8.250 ± 0.5 with the average of 10. The highest weight births occurred during the 7th period, while the lowest ones were born during the 4th that was 1.13 period. Both of these studies gave significant effects (P < 0,05). Keywords: Pig Farming, Breed, Birth, Reproductive Performance |
| Kata kunci | Ternak babi, Bangsa, Kelahiran, Penampilan Reproduksi |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir Hartoko Ms |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir Rachmawati |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2008 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |