Artikel Ilmiah : B1J008079 a.n. HERU TEGUH SUMARKO

Kembali Update Delete

NIMB1J008079
NamamhsHERU TEGUH SUMARKO
Judul ArtikelDeodorisasi Limbah Cair Batik Menggunakan Limbah Baglog Pleurotus ostreatus Dengan Kombinasi Volume dan Waktu Inkubasi Berbeda
Abstrak (Bhs. Indonesia)Limbah cair batik yang dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu dapat bersifat mencemari dan memunculkan bau tidak sedap, maka diperlukan penanganan untuk mengurangi kadar bahan pencemarnya. Limbah baglog Pleurotus ostreatus dapat digunakan sebagai alternatif deodorisasi (penghilangan bau) limbah cair batik karena merupakan pengolahan limbah yang ramah lingkungan, mudah dan murah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi antara volume dan waktu inkubasi berbeda dalam mendeodorisasi limbah cair batik, dan mengetahui perlakuan yang optimum dalam mendeodorisasi limbah cair batik. Penelitian menggunakan metode eksperimental berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan. Variabel yang digunakan yaitu variabel bebas berupa kombinasi antara bobot limbah baglog P. ostreatus (g), volume limbah cair batik (ml) dan waktu inkubasi (jam). Variabel tergantung berupa kemampuan deodorisasi dan degradasi senyawa organik. Parameter yang diamati berupa parameter utama yaitu tingkat kebauan dan persentase penurunan nilai BOD5 dan COD limbah cair batik. Parameter pendukung yaitu pengukuran pH dan suhu sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda mampu mendeodorisasi limbah cair batik. Perlakuan optimum dalam mendeodorisasi limbah cair batik adalah kombinasi limbah baglog P. ostreatus 25 g, volume limbah cair batik 100 ml dan waktu inkubasi 96 jam yang menghasilkan skala 3 (tidak bau) serta diikuti persentase penurunan nilai BOD5 93,95% (3301 mg/l menjadi 200 mg/l) dan COD 79,66% (15200 mg/l menjadi 3120 mg/l).
Abtrak (Bhs. Inggris)Batik sewage discharged into the environment without being processed before can cause contamination and bad odor, which needs to be handled properly to reduce the contaminant’s concentration. Baglog Pleurotus ostreatus’s waste can be used as an alternative deodorant (odor removal) for batik sewage because it has an environmentally friendly, easy and cheap waste treatment method. The aim of this research is to study the ability of baglog P. ostreatus’s waste as deodorant for batik sewage by using different combination of volume and incubation time as treatment, and to find out the optimum treatment in deodorating batik sewage. This research uses experimental method. The experimental method uses Completely Randomized Design (RAL) with 12 treatments and 3 repeat.The Variables used are independent variables which is a combination between weight of baglog P. ostreatus’s waste, batik sewage volume (ml) and incubation time (hour). The dependent variable is deodoration ability and degradation of organic compound. Observed parameter includes the main parameter which is odor scale and the percentage reduction in the value of BOD5 & COD. The dependent parameters pH, and temperature before and after treatment. The result shows that baglog P. Ostreatus’s waste with a different combination of volume and incubation time can deodorization batik sewage. The optimum treatment in deodorizing batik sewage is acquired on combination of weight of baglog P. ostreatus’s waste 25 g, volume of batik sewage 100 ml and incubation time 96 hours with 3 odor scale (no odor) which followed the percentage reduction in the value of BOD5 93,95% (3301 mg/l to 200 mg/l) and COD 79,66% (15200 mg/l to 3120 mg/l).
Kata kunciLimbah Cair Batik, Deodorisasi, Limbah Baglog Pleurotus ostreatus.
Pembimbing 1Sri Lestari, S.Si, M.Si
Pembimbing 2Ratna Stia Dewi, S.Si, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman1
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.