Artikel Ilmiah : G1G008036 a.n. EVITA RACHMAH

Kembali Update Delete

NIMG1G008036
NamamhsEVITA RACHMAH
Judul ArtikelPERBANDINGAN JUMLAH BAKTERI Porphyromonas gingivalis DALAM CAIRAN SULKUS GINGIVA PADA PEROKOK FILTER DAN NON FILTER YANG MENDERITA PERIODONTITIS
(Studi pada Karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas di Jalan RA.Wiryaatmaja No. 4 Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Rokok mengandung bahan kimia berbahaya dan menghasilkan panas asap rokok yang akan mempengaruhi kondisi jaringan periodontal. Guna mengurangi pengaruh buruk dari rokok, maka digunakan filter sebagai penangkap sebagian partikel yang ada pada asap rokok sehingga mengurangi kadar nikotin, karbon monoksida dan tar serta komponen lainnya pada asap rokok. Bakteri yang mengalami peningkatan pada kondisi periodontitis kronis dengan kedalaman poket lebih dari 4mm adalahPorphyromonas gingivalis.Tujuan penelitian ini adalah untukmembandingkan jumlah koloni bakteri P. gingivalis pada perokok filter dan perokok non filter yang menderita periodontitis. Sampel terdiri dari 13 perokok filter yang menderita periodontitis dan 13 perokok non filter yang menderita periodontitis pada karyawan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas di Jalan RA.Wiryaatmaja nomor 4 Purwokerto. Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis observasional dengan pendekatan cross sectional. Metode analisis yang digunakan adalaht-Test Sampel Independent.Jumlah rata-rata bakteri pada perokok filter yang menderita periodontitis sebanyak 1077 CFU/ml dan jumlah bakteri pada perokok non filter yang menderita periodontitis sebanyak 4425 CFU/ml.Berdasarkan hasil analisis menunjukkan ada perbedaan yang signifikan (p=0,002 ; p<0,05) antara jumlah bakteri P. gingivalis pada perokok filter dan perokok non filter yang menderita periodontitis. Simpulan penelitian ini adalah ada perbedaan jumlah bakteri P. gingivalis pada perokok filter dan perokok non filter yang menderita periodontitis. Saran yang dapat diberikan adalah edukasi kepada perokok mengenai bahaya rokok terhadap kesehatan rongga mulut dan penghentian merokok dalam pencegahan penyakit periodontal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cigarette consists of dangerous chemical ingredients and producing heat of the smoke that will influence periodontal tissue condition. In order to decrease bad effect of the cigarette, filter can catch several particles in cigarette’s smoke. Therefore, it decreases nicotine level, carbonmonocsides, tar, and other dangerous components inhaled from cigarettes smoke. Porphyromonas gingivalis bacteria shows enhancement in their quantity to the smokers suffering periodontitis with the pocket depth more than 4mm of bacteria. This research is aimed at comparing the amount of P. gingivalis bacteria on filter and non filter smokers suffering periodontitis. The total samples are 13 for each kind of Purwokerto health office’s smokers suffering periodontitis. This cross-sectional study was the analysis of observational approaches. T-test Sampel Independent was used for analytical methods. The average of bacteria in those filter smokers is 1077 CFU/ml, while 4425 CFU/ml of bacteria is found in non filter smokers. Based on analysis result, the average amount of P. gingivalis bacteria are significantly different between filter and non filter smokers suffering periodontitis (p= 0,002 ; p<0,05). This research concluded that there are differences on amount of P. gingivalis bacteria on filter and non filter smokers suffering periodontitis. The suggestion that the researcher can give is giving more education to the smokers about the danger of smoking to the health of oral cavities and persuade to stop smoking in order to avoid periodontal disease.
Kata kunciPeriodontitis, rokok filter dan rokok non filter, Porphyromonas gingivalis.
Pembimbing 1Dr. drg. A. Haris Budi Widodo, M. Kes., A. P., S.IP.
Pembimbing 2Dra. IDSAP Peramiarti, M.Kes.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.