Artikel Ilmiah : G1B009003 a.n. NUNIK TRIYANI
| NIM | G1B009003 |
|---|---|
| Namamhs | NUNIK TRIYANI |
| Judul Artikel | ANALISIS KANDUNGAN TIMBAL (Pb) PADA MAKANAN YANG DIJUAL OLEH PEDAGANG KAKI LIMA DI SEPANJANG JALAN dr. SOEPARNO DAN JALAN KAMPUS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Asap kendaraan bermotor (transportasi) merupakan sumber pencemaran udara terbesar 60%, sektor industri 20% dan lain-lain 20%. Salah satu polutan yang dihasilkan kendaraan bermotor yaitu timbal (Pb). Timbal (Pb) adalah bahan yang dapat meracuni lingkungan dan mempunyai dampak pada seluruh sistem di dalam tubuh. Timbal (Pb) masuk ke tubuh melalui inhalasi, makanan dan minuman serta absorbsi melalui kulit. Makanan yang menarik, nikmat dan tinggi gizinya tidak akan berarti sama sekali jika tidak aman untuk dikonsumsi. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kandungan timbal (Pb) pada makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima di sepanjang Jalan dr. Soeparno dan Jalan Kampus. Variabel yang diteliti meliputi kandungan timbal (Pb) pada makanan, pengolahan makanan, kondisi peralatan yang digunakan pedagang, cara penyajian makanan dan kepadatan kendaraan bermotor. Sampel penelitian adalah 26 jenis makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima di sepanjang Jalan dr. Soeparno dan Jalan Kampus. Kepadatan kendaraan bermotor yang melintas di sepanjang Jalan dr. Soeparno dan Jalan Kampus pada titik I, II dan III yaitu sebanyak 13.983; 1.446 dan 3.132 kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan timbal (Pb) pada makanan rata-rata sudah sangat melebihi ambang batas sehingga tidak memenuhi standar Peraturan Kepala BPOM Nomor HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009 sebesar 0,25 ppm. Masyarakat sebaiknya lebih selektif dalam mengkonsumsi makanan yang dijual oleh pedagang kaki lima di sepanjang Jalan dr. Soeparno dan Jalan Kampus. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Motor vehicle smoke (transportation) is the largest source of air pollution 60%, industry 20% and others 20%. One of pollutant from motor vehicle is lead (Pb). Lead (Pb) is a substance that can poison the environment and have an impact on the entire system in the body. Lead (Pb) entrance the body through inhalation, food and beverage and absorption through the skin. The food that interesting, delicious and high nutrition are not valvable if it is not safe for consumption. The purposed of research was to know the content of lead (Pb) in food sold by street vendors along dr. Soeparno and kampus street. Variables which examined, such as the content of lead (Pb) in food, food processing, condition of merchant equipment, ways of presenting food and motor vehicle density. The samples were 26 varians of food sold by street vendors along dr. Soeparno and kampus street. Density of motor vehicles crossed the road along dr. Soeparno and kampus street at point I, II and III were 13.983; 1,446 and 3,132 vehicles. The results showed that the content of lead (Pb) had greatly exceeded the threshold so it didn’t fulfill the standards of Regulation of BPOM RI No.HK.00.06.1.52.4011 2009 amounted to 0,25 ppm. Society should be more selective in consuming food sold by street vendors along dr. Soeparno and kampus street. |
| Kata kunci | Kandungan Timbal (Pb), Makanan, Pedagang Kaki Lima |
| Pembimbing 1 | Agnes Fitria W, SKM, M.Sc |
| Pembimbing 2 | Drs. Kuswanto, M.Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |