Artikel Ilmiah : A1H009017 a.n. LINA TIARA JUITA

Kembali Update Delete

NIMA1H009017
NamamhsLINA TIARA JUITA
Judul ArtikelKARAKTERISTIK BRIKET ARANG BUNGA PINUS MENGGUNAKAN PEREKAT TEPUNG GAPLEK DAN TEPUNG NASI AKING
(The Characteristic Of Pine Flower Charcoal Briquette Using Cassava Flour
And Parched Flour Adhesive)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Energi biomassa dapat menjadi alternatif solusi untuk mengatasi kelangkaan sumber energi bahan bakar minyak dan gas bumi. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu memanfaatkan bunga pinus untuk dijadikan briket arang. Bunga pinus merupakan sampah biomassa yang memiliki ketersediaan melimpah di alam dan memiliki nilai kalor yang cukup tinggi yaitu 5454,23 kal/g sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi briket arang. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui karakteristik briket arang bunga pinus, mengetahui pengaruh jenis perekat dan persentase perekat terhadap karakteristik briket arang bunga pinus dan mengetahui kombinasi yang tepat antara jenis perekat dan persentase perekat yang sesuai untuk briket arang bunga pinus.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 6 kombinasi perlakuan dengan 4 kali ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap, kadar karbon terikat, nilai kalor, kerapatan dan kuat tekan.
Hasil penelitian menunjukkan karakteristik briket arang bunga pinus yaitu kadar air (5,61-6,33%), kadar abu (4,51-4,76%), kadar zat mudah menguap (1,54-1,76%), kadar karbon terikat (87,16-88,32%), nilai kalor (5573,06-6900,81 kal/g), kerapatan (0,47-0,71 g/cm3) dan kuat tekan (2,27-7,65 kg/cm2). Briket arang bunga pinus terbaik yaitu menggunakan perekat tepung gaplek dengan persentase perekat 5%.
Abtrak (Bhs. Inggris)Biomass energy can become the alternative solution to solve fuel energy sources and nature gas scarcity. One of the ways which can be used is by using pine flower to become charcoal briquette. Pine flower is the biomass waste has the availability of abundant in nature and has a fairly high heat value of 5454,23 cal/g so it has the potential to be developed into a charcoal briquette. The purpose of this research are to find out the characteristic of pine flower charcoal briquette, determine the effect of the type of adhesive and percentage of adhesive on the characteristic of pine flower charcoal briquette and determine the right combination between the type of adhesive and percentage of adhesive given on making of pine flower charcoal briquette.
This research uses Completely Randomized Design method with combination treatment by 6 variations of experiment with 4 time repetitions. The variables which were analyzed in this research were the water content, ash content, volatile matter, fixed carbon, heat value,density and compression.
The test results shows the characteristic of pine flower charcoal briquette that water content (5.61-6.33%) ash content (4.51-4.76%), volatile matter (1.54-1.76%), fixed carbon (87.16-88.32%), heat value (5573.06-6900.81 cal/g) density (0.47-0.71 g/cm3) and compression (2.27-7.68 kg/cm2). The best pine flower charcoal briquette is the one using cassava flour adhesive with adhesive percentage by 5%.
Kata kuncibunga pinus, briket arang, tepung gaplek, tepung nasi aking. .
Pembimbing 1Ropiudin, S.TP, M.Si
Pembimbing 2Dian Windy Dwiasi, S.Si, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.