Artikel Ilmiah : G1A006156 a.n. SUNU ADI WIBOWO

Kembali Update Delete

NIMG1A006156
NamamhsSUNU ADI WIBOWO
Judul ArtikelBRIONY TALLIS’ MENTAL ANGUISH AS REFLECTED IN
IAN MCEWAN’S ATONEMENT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini menganalisis tentang tekanan batin pada Briony Tallis. Penelitian ini mengkaji tentang faktor dan dampak dari tekanan batin pada kehidupan Briony dan sifat Briony yang menyebabkan faktor dan dampak tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologis dengan menganalisis tekanan batin pada karakter Briony Tallis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menganalisa fenomena tentang tekanan batin dalam kehidupan Briony. Data primer diperoleh dari novel Ian McEwan, Attonement, sementara data sekunder diperoleh dari sumber lain yang berkaitan dengan teori tekanan batin. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua faktor personal tekanan batin yang dialami Briony Tallis. Faktor pertama adalah perasaan bersalah karena salah sangka terhadap Robbie setelah menyaksikan kejadian antara Cecilia dan Robbie ketika sedang bercinta di ruang perpustakaan. Briony menuduh Robbie Turner sebagai pemerkosa karena sifat imaginatif yang tinggi.Sifat imajinatif yang tinggi ini menciptakan anggapan terhadap Robbie setelah membaca surat Robbie dan menyaksikan kejadian antara Cecilia dan Robbie. Faktor kedua adalah perasaan tertekan karena perasaan bersalahnya. Briony merasa tertekan karena dia tidak akan pernah mendapat kesempatan untuk memperbaiki kesalahan dia dengan meminta maaf kepada Robbie dan Cecilia. Sedangkan dampak personal tekanan batin pada Briony terbagi menjadi dua, yaitu dampak psikologis dan dampak fisik. Dampak psikologis dari tekanan batin pada Briony terwujud dalam perasaan hilang semangat. Perasaan hilang semangat ini terjadi karena dia menyadari dan pasrah bahwa dia tidak akan pernah punya kesempatan untuk meminta maaf kepada Robbie dan Cecilia. Kemudian, dampak fisik dari tekanan batin pada Briony adalah menderita penyakit vascular dementia. Penyakit ini mengakibatkan kehilangan sebagian ingatan, perasaan mudah berubah, dan kesulitan dalam pengambilan keputusan dan alasan, yang terjadi karena usaha dia sebagai seorang penulis dalam mengurangi perasaan bersalahnya dengan mengubah cerita hidupnya dalam sebuah novel.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research studies about factors and impacts of mental anguish in Briony Tallis’ life and the characteristics of Briony Tallis that cause the factors and the impacts. The psychological approach is applied in analyzing the mental anguish in the character of Briony Tallis. The method of this research is descriptive qualitative that describes the phenomenon of Briony Tallis’ mental anguish in her life. The primary data is taken from Ian McEwan’s novel, Atonement, whereas the secondary data are taken from external resources relates to the theory of Mental Anguish. The result of this research shows that there are two personal factors of Briony Tallis’ mental anguish. The first factor is feeling guilty of her wrong perception to Robbie, after she witnesses the incident between Cecilia and Robbie while making love in the library. Briony accuses Robbie Turner as the rapist of Cecilia because of her great imagination characteristic. The second factor is her depressed feeling because of her guilty feeling. Briony feels depressed because she does not have a chance to make amend for her false accusation by apologizing to Robbie and Cecilia. Whereas, the personal impacts of Briony Tallis’ mental anguish are divided into two impacts, psychological impact and physical impact. The psychological impact of Briony Tallis’ mental anguish is presented by her dejected feeling. This dejected feeling happens because she has realized and dispirited that she will never have a chance to say his apology to Robbie and Cecilia. Then, the physical impact of Briony Tallis’ mental anguish is presented in her illness, vascular dementia, because of her effort as a writer to reduce her guilty feeling by changing the story of her life in a novel.
Kata kuncitekanan batin, perasaan bersalah, perasaan tertekan, hilang semangat, vascular dementia
Pembimbing 1Rizki Februansyah, S.S., M.A.
Pembimbing 2Rosyid Dodiyanto, S.S., M. Hum.
Pembimbing 3Eni Nur Aeni, S.S., M.A.
Tahun2013
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.