Artikel Ilmiah : F1C009066 a.n. YENI MUJIATIN
| NIM | F1C009066 |
|---|---|
| Namamhs | YENI MUJIATIN |
| Judul Artikel | HAMBATAN, ADAPTASI, DAN STRATEGI KOMUNIKASI DALAM MENGHADAPI PERBEDAAN ANTARBUDAYA ( Studi Kasus Pada Dosen Universitas Jenderal Soedirman Yang Telah Mengikuti Program Pascasarjana di Jerman ) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Program pascasarjana yang diikuti oleh dosen Universitas Jenderal Soedirman di Jerman merupakan salah satu wujud nyata dari dampak positif globalisasi yang membuat permasalahan ruang dan waktu menjadi tidak berarti. Program pascasarjana ini menyebabkan persaingan antarpelaku pendidikan yang semakin ketat, selain memang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bidang studi yang dipelajari. Dalam proses tersebut, para dosen harus berhadapan dengan budaya-budaya baru yang sangat berbeda dengan budaya asal, dalam hal ini adalah Indonesia. Perbedaan budaya tersebut harus disikapi dan dihadapi dengan baik agar cita-cita pendidikan serta kehidupan sosial yang baik dengan masyarakat asing di Jerman dapat tercapai. Berdasarkan fenomena tersebut maka perlu dipelajari tentang apa saja sebenarnya hambatan-hambatan budaya yang dialami mereka, bagaimana cara mereka beradaptasi dengan lingkungan belajar atau kampus dan lingkungan tempat tinggal, serta bagaimana mereka menggunakan strategi komunikasi tertentu untuk mendukung proses penyesuaian diri di Jerman. Penelitian yang berjudul Hambatan, Adaptasi, dan Strategi Komunikasi Dalam Menghadapi Perbedaan Antarbudaya (Studi Kasus Pada Dosen Universitas Jenderal Soedirman Yang Telah Mengikuti Program Pascasarjana di Jerman) ini bertujuan untuk mengetahui hambatan-hambatan perbedaan antarbudaya, adaptasi budaya, serta mengetahui strategi komunikasi yang dilakukan oleh para dosen Universitas Jenderal Soedirman di lingkungan tempat belajar dan di tempat tinggal mereka selama di Jerman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan jenis penelitian berupa studi kasus, serta menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan informannya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan interview mendalam (depth interview) dengan para informan yaitu para dosen dari beberapa Fakultas di Universitas Jenderal Soedirman di antaranya Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Peternakan, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Sains dan Teknik. Mereka telah mengikuti program pascasarjana di beberapa universitas yang berbeda-beda di Jerman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hambatan-hambatan yang terjadi diantaranya dalam hal pola hidup sehari-hari seperti cara makan, interaksi sosial, dan fasilitas umum, seni budaya dan tradisi, serta culture shock atau gegar budaya. Adaptasi yang telah dilakukan oleh para dosen antara lain toleransi sosial, komitmen, dan empati. Dalam hal berkomunikasi, mereka telah berpartisipasi dengan bergabung sebagai anggota aktif dalam Perkumpulan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman, Pengajian Masyarakat Muslim Jerman, dan lain sebagainya. Selain itu mereka juga berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan budaya seperti Integration Kultur Fest, Indonesien Leinderabend, Soprtfest, dan lain sebagianya. Kegiatan-kegiatan tersebut telah banyak membantu proses interaksi antara para dosen dengan masyarakat asing di Jerman. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Master degree program followed by lecturers’ of Universitas Jenderal Soedirman in Germany is one of real positive impacts of globalization, which show time and space not become a big deal. This program makes the competitiveness among actors of educations become tighter, besides the main objective to increase the competence of the particular subject being studied. Within that process, Lecturers have to face new cultures that are significantly different with the original one, in this case, Indonesian cultures. Those differences have to be handled wisely in order to achieve the educational purpose and to socialy live well in Germany. Based on that fact, it is important to know the cultural obstacles they face, how they adapt with the environment they study and socialize, and how they use strategy of particular communication to support their adaptation in Germany. This research with the title Cultural Obstacle, Adaptation, and Communication Strategy in Facing The Differences of Intercultural (Study Case of Lecturers’ of Universitas Jenderal Soedirman Who Have Been Followed Master Degree Program in Germany) aim for identifying obstacles that has been faced, cultural adaptation, and communication strategy used by lecturers’ of Universitas Jenderal Soedirman in colleague area and also living area in Germany. Methodology uses in this research is qualitative methodological research, specifically in study cases and uses purposive sampling as the method to choose the informant. The collective data technique uses depth interview with the informants from Economic Faculty, Agriculture Faculty, Social and Political Science Faculty, Husbandry Faculty and Science and Engineering Faculty. They have followed master degree in several Universities in Germany. The results of the research show that obstacles happen on the daily life basis like in tabble manners, social interaction, public facilities, culture and tradition and cultural shock. Adaptations that have been done are social tolerance, commitment and empathy. In the terms of communications, they have participated by joining as an active member of Indonesian Students Group, Recitation of the Qur’an and any others. Besides that, They also participated in cultural activities like Integration Kultur Fest, Indonesien Leinderabend, Soprtfest and any others. Those activities have helped a lot the interaction process between the lecturers and Society in Germany. |
| Kata kunci | Hambatan budaya, adaptasi, strategi komunikasi |
| Pembimbing 1 | Drs. Bambang Widodo, M.Par. |
| Pembimbing 2 | Drs. Chusmeru, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Shinta Prastyanti, M.A. |
| Tahun | 2009 |
| Jumlah Halaman | 196 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |