| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kebutuhan energi mengalami peningkatan khususnya kebutuhan bahan bakar yang bersumber dari fosil. Salah satu alternatif untuk mengurangi masalah tersebut adalah memanfaatkan limbah pertanian ataupun limbah industri merupakan pengganti bahan bakar dengan mengubahnya menjadi briket arang. Potensi blotong dan sekam cukup tinggi untuk energi alternatif, namun pemanfaatannya masih minim. Pembuatan biobriket memerlukan zat perekat, zat perekat ini adalah tepung gaplek sebagai pengganti tapioka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Membandingkan kombinasi bahan penyusun yang tepat antara jumlah blotong dan arang sekam dalam pembuatan briket, membandingkan jumlah perekat briket yang diberikan pada alat pencetak briket untuk menghasilkan kualitas briket yang baik. Variabel yang diamati adalah kerapatan, kuat tekan, kadar air, kadar abu, kadar zat mudah menguap, kadar karbon terikat, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara komposisi bahan dan jumlah perekat memberikan pengaruh nyata terhadap kerapatan dan kuat tekan. Perlakuan komposisi bahan memberikan pengaruh nyata terhadap kuat tekan. Perlakuan jumlah perekat memberikan pengaruh nyata terhadap kerapatan, kuat tekan, kadar abu, kadar zat mudah menguap dan kadar karbon terikat. Hasil penelitian menunjukkan kerapatan 0,58 – 0,8 g/cm3, kuat tekan 1,31 – 3,56 kg/cm2, kadar air 6,58 - 7%, kadar abu 4,10% - 4,88%, kadar zat mudah menguap 3,61 - 4,44%, kadar karbon terikat 83,66 - 85,69%, dan nilai kalor 3069,55 – 3412,85 kal/g. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Energy needs increased especially fuel requirements and taken from fossil. One alternative to reduce the issue was harness an agricultural waste or industrial waste substitute fuel and changed to become briquette charcoal. Potential blotong and husks high enough to alternative energy, but still limited its use. Making briquette, requiring adhesive substance adhesive substance is flour gaplek instead of tapioca. The aim of this research is to compare combination of authors between blotong proper amount and chaff plan, in making charcoal compare the adhesive was given on a franchise plan to produce quality of a good plan. Is variable observed briquette, density, compression, water content, ash content, volatile matter, fixed carbon, and heat value. The result showed that the combination of the composition of substances and amount of adhesive give impact towards real density and compression. Treatment to influence the composition of substances give real compression. The adhesive treatment give impact towards, density, compression, ash content, volatile matter, and fixed carbon. The result showed density 0.58-0.8 g/cm3, compression 1.31-3.56 kg/cm2, water content 6.58-7%, ash content 4.10-4.88%, volatile matter 3.61-4.44 %, fixed carbon 83.66-85.69 %, heat value 3069.55-3412.85 cal/g. |