Artikel Ilmiah : E1A007207 a.n. NUGRAHA IRMAN

Kembali Update Delete

NIME1A007207
NamamhsNUGRAHA IRMAN
Judul ArtikelPEMBUKTIAN ALAT BUKTI INFORMASI DAN TRANSAKSI ELEKTRONIK DALAM PEMBOBOLAN ATM
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Perkara Nomor: 85/PID.B/2012/PN.PWT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK

Perkembangan ilmu pengetahuan , tentunya memberikan suatu dampak yang cukup signifikan di bidang hukum acara pidana. Oleh karena itu, pengertian yang limitative didalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dapat menjadi sempit, dikarenakan banyaknya terobosan-terobosan baru dibidang ilmu teknologi dan informasi seperti telefon genggam (handphone), fax, video, internet, dsb. Berkaitan dengan hal tersebut, dalam penggunaannya perlu diperhatikan mengenai sisi keamanan, kemanfaatan, dan kepastian hukum dalam penggunaan teknologi informasi, media, dan komunikasi agar dapat berkembang secara optimal dan tidak terjadi penyalahgunaan. Sehubungan dengan itu, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik memberikan perluasan-perluasan arti alat bukti yang sah menurut hukum acara yang berlaku di Indonesia.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan alat bukti Informasi dan Transaksi Elektronik yang berupa CD rekaman CCTV dalam pembuktian di persidangan mengenai Tindak Pidana pencurian dengan pembobolan ATM berdasarkan putusan Nomor: 85/Pid.B/2012/PN.Pwt dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam kasus serupa.
Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang menggunakan legis positivis, yang menyatakan bahwa hukum identik dengan norma-norma tertulis yang dibuat dan diundangkan oleh lembaga atau pejabat yang berwenang. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa alat bukti Informasi dan Transaksi Elektronik merupakan “perluasan” dari pasal 184 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana mengenai alat bukti yang sah dan sifat dari alat bukti adalah limitatif atau terbatas pada yang ditentukan saja.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT

Development of science gives a significant impact in the field of criminal law. Therefore, understanding of limitative in Law No. 8 of 1981 on the Criminal Procedure Law may be narrow, because many new breakthroughs in the field of science and information technology, cell phones (mobile phones), fax, video, internet, etc.. In this regard, it should be noted regarding the safety, usefulness, and legal certainty in the use of information technology, media, and communications in order to develop optimally and avoid misuse. Accordingly, the Law No. 11 Year 2008 on Information and Electronic Transactions give meaning extensions valid evidence under the applicable procedural law in Indonesia.
This study was conducted to determine the use of Information and Electronic Transaction evidence in the form of CDs of CCTV footage in evidence at the hearing concerning the Crime of the ATM burglary theft by Verdict Number: 85/Pid.B/2012/PN.Pwt and to know the basic considerations for judges to convict in the same case.
The approach used is the normative juridical studies using legis positif, stating that the law is identical to the written norms are created and was enacted by institution or authorized officer.. Data were analyzed using qualitative methods of normative analysis.
Based on the research result shows that the evidence is Information and Electronic Transactions "extension" of Article 184 of Law No. 8 of 1981 on the Criminal Procedure Law on valid evidence and the nature of the evidence is limitedly or limited to a specified course.
Kata kunciPembuktian, Alat Bukti Informasi dan Transaksi Elektronik, Pembobolan ATM
Pembimbing 1DR. Hibnu Nugroho, S. H., M. H.
Pembimbing 2Pranoto, S. H., M. H.
Pembimbing 3Handri Wirastuti Sawitri, S.H., M.H
Tahun2013
Jumlah Halaman19
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.