| NIM | D1E009099 |
| Namamhs | DEVIYANI SUNARNO PUTRI |
| Judul Artikel | PENGARUH DOSIS PENAMBAHAN ARANG AKTIF TERHADAP KANDUNGAN PROTEIN DAN BAU PERENGUS PADA SUSU KAMBING PASTEURISASI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 6-24 Juni 2013 di Laboraturium Teknologi Hasil Ternak Universitas Jendral Soedirman Purwokerto. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dosis penambahan arang aktif terhadap kandungan protein dan bau perengus pada susu kambing pasteurisasi. Materi penelitian yang digunakan susu kambing segar sebanyak 9,5 liter dari eksperimental farm Fakultas Peternakan UNSOED dan arang aktif sebanyak 570 g. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan masing-masing perlakuan diulang 7 kali. Perlakuan yang diberikan adalah R0 arang aktif 0 g per 200 ml, R1 arang aktif 6 g per 200 ml, R2 arang aktif 12 g per 200 ml, R3 arang aktif 18 g per 200 ml dan R4 arang aktif 24 g per 200 ml. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan Uji Orthogonal Polinominal. Hasil Penelitian menunjukan bahwa pemberian arang aktif menurunkan kadar protein susu kambing pasteurisasi (P<0,01) dan bau susu kambing pasteurisasi berkurang (P<0,01). Hasil Uji Orthogonal Polinominal menunjukan bahwa makin meningkat level arang aktif, kadar protein susu kambing pasteurisasi makin turun mengikuti persamaan Y = 4.7625 - 0.0541x (r = 0.97). Kesimpulan dosis penggunaan arang aktif 18 g per 200 ml susu kambing dapat menghilangkan bau perengus dan penurunan proteinnya terkecil. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The Research conducted held from 6th to 24th June 2013 at the Laboratory of Animal Products Technology Jenderal Sudirman University Purwokerto. The purposes of the research was to determine the effect of dosage activated charcoal on protein content and goaty odour at pasteurized goat's milk. 9.5liters fresh goat milk from the experimental farm Faculty of Animal Husbandry, UNSOED and 570 gram of activated charcoal. Was used in this research completely randomized design (CRD) with five treatments and each treatment was repeated 7 times. The treatments were R0 was activated charcoal 0 g per 200 ml, R1 was activated charcoal 6 g per 200 ml, R2 was activated charcoal 12 g per 200 ml, R3 was activated charcoal 18 g per 200 ml and R4 was activated charcoal 24 g per 200 ml. The data were analyzed using analysis of variance and continued with polynomial orthogonal test. The result showed that giving activated charcoal can reduce protein of pasteurized goat milk and odour goat milk (P<0.01). Polynomial Orthogonal Test showed that increasing the level of activated charcoal will decrease protein content of pasteurized goat milk, following the equation Y = 4.7625714 - 0.05409524x (r = 95.31%). The conclusion showed that the best dosage to eliminate the goaty odour and smallest decreasing protein content is 18 g activated charcoal per 200 ml. |
| Kata kunci | Susu kambing, pasteurisasi, arang aktif, protein, bau |
| Pembimbing 1 | Dr. sc.agr. Ir. H. R. Singgih Sugeng Santosa,MP |
| Pembimbing 2 | Ir. Mardiati Sulistyowati, MP |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 7 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|