Artikel Ilmiah : H1D008022 a.n. RIZKI WIRAWAN
| NIM | H1D008022 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKI WIRAWAN |
| Judul Artikel | PEMBANGKITAN TEMPORAL DATA CURAH HUJAN BULANAN MENGGUNAKAN MODEL ARIMA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Cabang ilmu yang mempelajari tentang air dan permasalahannya adalah Hidrologi. Hidrologi mempelajari perilaku hujan, terutama meliputi periode ulang curah hujan karena berkaitan dengan perhitungan banjir serta rencana untuk setiap bangunan teknik sipil antara lain bendung, bendungan dan jembatan. Salah satu hambatan dalam melakukan analisis hidrologi adalah ketersediaan data hujan yang kurang memadai, hal ini disebabkan karena alat pengukur hujan yang rusak atau karena kesalahan petugas pengukur hujan sehingga banyak dijumpai kekosongan data di stasiun hujan. Terputusnya rangkaian data jika hanya terjadi beberapa saat mungkin tidak akan menimbulkan masalah tetapi jika terjadi kurun waktu yang lama tentu saja akan menimbulkan masalah di dalam melakukan analisis. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kehilangan data curah hujan pada stasiun yang diteliti. Setelah itu dengan menguji kehandalan permodelan Auto Regressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam memperkirakan data curah hujan bulanan digunakan untuk memprediksi kekosongan data curah hujan bulanan di stasiun hujan tersebut. Uji kehandalan dilakukan dengan membandingkan hasil analisis ukuran statistic antara model ARIMA dengan data hujan terukur yang sudah tersedia selama 3 tahun. Analisis statistic yang digunakan adalah koefisien korelasi dan Root Mean Square Error (RMSE). Model terbaik untuk membangkitkan data hujan di stasiun yang diteliti adalah model SARIMA (1,1,1) (1,1,1)12 . Model SARIMA (1,1,1) (1,1,1)12 cukup handal untuk membangkitkan data hujan dengan nilai kolerasinya sebesar 0,5917 dan nilai RMSEnya sebesar 6,5164 mm. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | A science about water and its problem is called hydrolgy. It talkes about the rain behaviour, particularly about rainfall cycles since it is related with flood prediction and the designs of civil constructions such as dams and bridge. One of the problems in applying the hidrologi analysis is the incomplete rainfall data since raingauge station is damaged or the mistakes is done by the officer. If the missing data happens for a short period, it would not cause much trouble. On the other hand, it would be a big problem in analysing if it happens for a long time. The aim of this research is to find out the missing precipitation data on the raingauge station studied. Afterward testing of the Auto Regressive Integrated Moving Average (ARIMA) is carried out for prediction of monthly rainfall data in order to fill in the missing rainfall data. The reliability test is done by comparing the ARIMA models performers with a 3 year measured provided data. The statistic analyses used in this study are the correlation and Root Mean Square Eror (RMSE) and correlation coefficient. The best model to generate monthly rainfall data in the study location is model of SARIMA (1,1,1) (1,1,1) 12. Model of SARIMA (1,1,1) (1,1,1) 12 show reliable enough to generate the rainfall data with 0,5917 correlation coeeficient and 6,5164 mm for the RMSE. |
| Kata kunci | data hujan, kekosongan data, bangkitan data, ARIMA |
| Pembimbing 1 | Suroso, ST., M.Sc |
| Pembimbing 2 | Sanidhya Nika P, ST., MT |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |