| NIM | H1G009052 |
| Namamhs | DWIAYU HADILAWATI |
| Judul Artikel | EFEK LETAL (LC50-96 jam) DAN SUBLETAL EKSTRAK DAUN KAYU PUTIH TERHADAP IKAN BANDENG (Chanos chanos) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Konversi hutan mangrove menjadi hutan kayu putih menjadi salah satu penyebab kerusakan pada ekosistem mangrove. Salah satu daerah yang melakukan konversi tersebut yaitu Kelurahan Kutawaru, Cilacap, Jawa Tengah. Konversi tersebut menimbulkan masalah berupa penurunan hasil produksi tambak yang berdekatan dengan hutan kayu putih. Ikan yang biasa dibudidayakan di daerah tersebut adalah ikan bandeng. Oleh karena itu, diperlukan bioassay pada ikan bandeng mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh kayu putih. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang meliputi uji pendahuluan terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan, uji letal terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan, dan uji subletal terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan dengan bahan uji berupa ekstrak daun kayu putih. Data yang diperoleh dari uji letal dianalisis menggunakan analisis probit. Data uji subletal dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT), kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan nilai LC50-96 jam ekstrak daun kayu putih terhadap ikan bandeng adalah 71,45 ppm. Pengaruh subletal ekstrak daun kayu putih pada profil darah ikan bandeng menyebabkan peningkatan dan penurunan jumlah eritrosit, peningkatan jumlah leukosit, dan penurunan kadar hematokrit. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Mangrove forests conversion into eucalyptus causes mangrove ecosystem damage, for example in Kutawaru village, Cilacap, Central Java. The conversion raises the problem of decreased production ponds adjacent to eucalyptus forests. Fish commonly cultivated in the region are milk fish. Therefore, it is necessary to analyze bioassay of the impact caused by eucalyptus on given fish. This research was conducted with an experimental method using completely randomized design (CRD), including a preliminary test consisted of 6 treatments in triplicates, lethal test consisted of 6 treatments in triplicates, and sublethal test consists of 5 treatments in quintuplicate with the test material in the form of eucalyptus leaf extracts. Data from lethal test were analyzed using probit analysis. Sublethal test data were analyzed using ANOVA and followed by Least Significant Difference (LSD) Test, then described. The results showed that 96-h LC50 of eucalyptus leaf extracts against milk fish was 71.45 ppm. Sublethal effect of eucalyptus leaf extract on blood profile milkfish cause an increase and a decrease in the number of erythrocytes, an increase in the number of leukocytes, and a decrease of hematocrit. |
| Kata kunci | toksisitas, LC50-96 jam, bioassay, ikan bandeng, kayu putih. |
| Pembimbing 1 | Asrul Sahri Siregar |
| Pembimbing 2 | Isdy Sulistyo |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |
|---|