Artikel Ilmiah : D1E009168 a.n. FIQRY AMALUDIN

Kembali Update Delete

NIMD1E009168
NamamhsFIQRY AMALUDIN
Judul ArtikelBOBOT DAN PERSENTASE BAGIAN-BAGIAN KARKAS ITIK MOJOSARI AFKIR BERDASARKAN SISTEM DAN LOKASI PEMELIHARAAN
Abstrak (Bhs. Indonesia) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem dan lokasi pemeliharaan terhadap bobot dan persentase bagian-bagian karkas (parting carcass) itik Mojosari betina afkir. Materi yang digunakan adalah itik Mojosari betina afkir sebanyak 47 ekor. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan menggunakan General Linear Model (GLM). Jumlah perlakuan empat dengan ulangan yang berbeda-beda (unequal). Perlakuan yang diterapkan terdiri atas pemeliharaan terkurung di lokasi pertanian (P1), pemeliharaan terkurung di lokasi pesisir (P2), pemeliharaan gembala di lokasi pertanian (P3), dan pemeliharaan gembala di lokasi pesisir (P4). Peubah yang diukur dalam penelitian ini adalah bobot dan persentase paha, bobot dan persentase dada, bobot dan persentase sayap, bobot dan persentase punggung dalam karkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dan lokasi pemeliharaan memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot paha, bobot dan persentase punggung dan bobot dada serta berpengaruh tidak nyata terhadap persentase paha, persentase dada dan bobot dan persentase sayap (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sistem pemeliharaan terkurung dan lokasi pemeliharaan di lokasi pesisir lebih potensial untuk memperoleh bobot dan persentase bagian-bagian karkas itik mojosari afkir yang lebih baik dan bobot dan bagian-bagian karkas (paha, dada, punggung dan sayap) pada itik mojosari afkir yang dipelihara sistem terkurung di lokasi pesisir lebih tinggi dari pada yang dipelihara secara terkurung di lokasi pertanian, terlebih itik mojosari afkir yang dipelihara secara gembala di lokasi pertanian dan pesisir.

Abtrak (Bhs. Inggris)The research aimed to study the effects of production system and farming location on weight and percentage of spent Mojosari duck carcass (parting carcass). The Materials used were 47 heads female Mojosari duck. The method used in this research was survey method using General Linear Model (GLM). The treatments were production systems i.e intensive and extensive systems in both both agricultural areas and in coastal areas. The variables measured in this research were the weights and percentages of thighs, back, chest and wings in the carcass. The results showed that the system and farming location had significant effect on weights of thigh, weights and percentage of back, and weights of chest, but no significant effect on the percentage of thigh, percentage of chest, and weights and percentage of wings (P>0,05). In conclusion, intensive ducks on coastal location were more potential to obtain higher weight and percentage of the parts of carcass of Mojosari duck in which it had better weights and parts of carcass ( thigh, chest, the back and wing ).
Kata kunciitik Mojosari, sistem pemeliharaan, lokasi, bagian-bagian karkas.
Pembimbing 1Ir. Imam Suswoyo, M. Agr. Sc
Pembimbing 2Ir. Roesdiyanto, MP
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.