Artikel Ilmiah : G1F009017 a.n. RIZKY NOVASARI
| NIM | G1F009017 |
|---|---|
| Namamhs | RIZKY NOVASARI |
| Judul Artikel | Aktivitas Kombinasi Ekstrak Temulawak, Kunyit dan Jahe Merah Sebagai Agen Ko-Kemoterapi Doksorubisin pada Sel T47D |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Ekstrak tunggal temulawak (C.xanthoriza), kunyit (C.domestica) dan jahe merah (Z.officinale var. rubrum) dilaporkan memiliki efek sitotoksik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan aktivitas sitotoksik dari kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah dengan ekstrak tunggalnya serta mengetahui efek sinergisme kombinasi ekstrak tersebut dengan doksorubisin sebagai agen ko-kemoterapi pada sel kanker payudara T47D. Ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah diperoleh dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Masing-masing ekstrak, kombinasi ekstrak dan doksorubisin diuji sitotoksik untuk menentukan nilai IC50. Kemudian dilanjutkan dengan uji ko-kemoterapi dari kombinasi ketiga ekstrak dan doksorubisin pada sel T47D dengan metode yellow MTT assay. Nilai IC50 didapatkan dari dianalisis probit. Nilai IC50 dianalisis dengan uji Kolmogorov-Smirnov, One Way Anova dan Tukey HSD. Sitotoksisitas sinergistik ditetapkan menggunakan Combinatorial Index Method. Hasil uji sitotoksik didapatkan nilai IC50 kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah pada sel kanker payudara T47D sebesar 90,20 µg/mL lebih tinggi bila dibandingkan dengan ekstrak tunggal jahe merah sebesar 64,68 µg/mL dan lebih rendah jika dibandingkan dengan ekstrak tunggal temulawak dan kunyit sebesar 92,61 dan 111,61 µg/mL. Nilai IC50 doksorubisin terhadap sel T47D didapatkan nilai sebesar 0,065 µg/mL. Kombinasi ekstrak temulawak, kunyit dan jahe merah memiliki efek antagonis dengan doksorubisin yang ditunjukkan dengan nilai Combination Index (CI>1). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Single extract of ginger (C.xanthoriza), turmeric (C.domestica) and red ginger (Z.officinale var. rubrum) was reported has cytotoxic effects. This study aimed to compare the cytotoxic activity of the combination of curcuma, turmeric and red ginger extracts with the single extracts and determine the synergism effects of combined extracts with doxorubicin as a co-chemotherapy agent in breast cancer T47D cells. Extracts of curcuma, turmeric and red ginger obtained by maceration with 96% ethanol. Each extract, combination extract and doxorubicin cytotoxic tested to determine IC50 values. Then proceed with the trial of co-chemotherapy combination of three extracts and doxorubicin on T47D cells with yellow MTT assay method. IC50 values obtained from probit analysis. IC50 values were analyzed by Kolmogorov-Smirnov analysis, One Way ANOVA analysis and Tukey HSD analysis. Synergistic cytotoxicity determined using Combinatorial Index Method. Cytotoxic assay results obtained IC50 value of combination of curcuma, turmeric and ginger red extract on T47D breast cancer cells was 90,20 µg/mL is higher when compared with single red ginger extract was 64.68 µg/mL lower than the single extracts of curcuma and turmeric was 92,61 and 111,6 µg/mL. IC50 value of doxorubicin on T47D cells obtained a value of 0.065 mg /mL. Combination extract of curcuma, turmeric and ginger red extract had antagonistic effects with doxorubicin with values Combination Index (CI>1). |
| Kata kunci | Temulawak, kunyit, jahe merah, ko-kemoterapi doksorubisin, sel T47D. |
| Pembimbing 1 | Heny Ekowati, M.Sc., Apt. |
| Pembimbing 2 | Hanif Nasiatul Baroroh, M. Sc., Apt. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |