Artikel Ilmiah : G1A009105 a.n. NURTIKA

Kembali Update Delete

NIMG1A009105
NamamhsNURTIKA
Judul ArtikelKORELASI ANTARA NILAI PROTEINURIA DENGAN KUALITAS HIDUP ANAK SINDROM NEFROTIK “Studi Cross-Sectional di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto”
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang. Sindrom nefrotik merupakan penyakit kronis pada anak yang memiliki manifestasi biologis, perilaku, dan sosial yang akan berimplikasi bagi kesehatan mental dan kepribadian anak. Jumlah penderita sindrom nefrotik tidak terlalu banyak, meskipun begitu anak dengan sindrom nefrotik memerlukan penanganan khusus. Sindrom nefrotik adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan proteinuria masif yang menyebabkan hipoalbuminemia dan edema.
Tujuan Penelitian. Mengetahui korelasi antara nilai proteinuria dengan kualitas hidup anak sindrom nefrotik.
Metode Penelitian. Penelitian dilakukan dengan metode analatik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data proteinuria diambil berdasarkan hasil laboratorium urinalisis pasien yang melakukan rawat jalan. Kualitas hidup diukur menggunakan kuesioner Peds QL Generic Care Scale 4.0. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan insidental sampling, sedangkan jumlah sampel dihitung berdasarkan total sampling dengan jumlah sampel 30 anak. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat (Spearman).
Hasil Penelitian. Hasil analisis dengan menggunakan Spearman diperolah nilai r -0,351 dengan p 0,095 (p>0,05).
Kesimpulan. Tidak terdapat korelasi antara nilai proteinuria dengan kualitas hidup anak sindrom nefrotik.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Nephrotic syndrome is a chronic disease in children who manifest in biological, behavioral, and social which can implicate to mental health and personality of children. The number of patients with nephrotic syndrome are few, nevertheless they require special treatment. Nephrotic syndrome is a clinical condition characterized by massive proteinuria causing hypoalbuminemia and edema.
Purpose: To understand the correlation between proteinuria level and quality of life in children with nephrotic syndrome.
Methods: This was an analytic observational with cross sectional design study. Proteinuria data was determined by urinalysis examination in laboratory of outpatient. The quality of life was measured using a Peds QL Generic Care Scale 4.0 questionnaire. Sampling techniques was incidental sampling with total sampling 30 respondents. The analysis used was univariate and bivariate (Spearman test).
Results: The result obtained by using Spearman test was r value is -0,351 with p 0,095 (p>0,05).
Conclusion: There is no correlation between proteinuria level and quality of life in children with nephrotic syndrome
Kata kunciProteinuria, kualitas hidup, sindrom nefrotik
Pembimbing 1dr. Ariadne Tiara H, Sp. A. MSi, Med
Pembimbing 2Anna Kartika PP, S. Psi., MSi. Psi
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman71
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.