Artikel Ilmiah : G1B009011 a.n. AYU SEKARDINI

Kembali Update Delete

NIMG1B009011
NamamhsAYU SEKARDINI
Judul ArtikelHUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN HIGIENE PENJAMAH MAKANAN
DENGAN KANDUNGAN BAKTERI Coliform PADA TAHU DI SENTRA
INDUSTRI TAHU DESA KALISARI KECAMATAN CILONGOK
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kontaminasi yang terjadi pada makanan dapat menyebabkan berubahnya makanan tersebut menjadi media bagi suatu penyakit. Keberadaan bakteri Coliform sering kali dijadikan indikator sanitasi pada makanan. Hygiene penjamah makanan memegang peranan penting agar makanan tidak tercemar. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam hygiene penjamah makanan yaitu hygiene personal, perilaku, dan sanitasi ketika proses pengolahan. Tahu adalah makanan yang dibuat dari endapan perasan biji kedelai yang difermentasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara sanitasi lingkungan dan higiene penjamah makanan dengan kandungan bakteri coliform pada. Variabel yang diteliti meliputi, higiene penjamah makanan, sanitasi pengolahan, sanitasi tempat dan sanitasi alat. Jenis penelitian adalah observasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 295 sentra industri tahu dan penjamah makanan di Desa Kalisari. Sampel penelitian adalah 50 sentra industri tahu dan 102 penjamah makanan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan pemeriksaan laboratorium. Analisis data meliputi univariat dan bivariat (Chi Square). Kandungan coliform dalam tahu sebanyak 72% tidak memenuhi syarat. Hasil penelitian adalah ada hubungan antara sanitasi pengolahan dengan kandungan bakteri coliform (p = 0,031), ada hubungan antara sanitasi alat dengan bakteri coliform (p = 0,016) dan tidak ada hubungan antara sanitasi tempat dengan kandungan bakteri coliform (p = 0,753). Disarankan kepada seluruh pengelola industri tahu lebih meningkatkan hygiene personal dan sanitasi lingkunganya seperti memperhatikan, pakaian kerja, kebersihan alat dan tempat pengolahan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The resulting contamination of food can lead to changes in the food as a medium for
a disease. Bacteria is one of the potential contaminants in food spoilage. The
presence of Coliform bacteria are often used as indicators of sanitation on food.
Hygiene of food handlers play an important role so that food is not contaminated.
Some things to watch in the hygiene of food handlers ie personal hygiene, behavior,
and sanitation when processing. Tofu is a food made from sediment juice fermented
soy beans, which need to be considered regarding safety and quality. The purpose of
this study was to determine the relationship between environmental sanitation and
hygiene of food handlers with coliform bacteria content in tofu industry in the
village center district Kalisari Cilongok. Variables examined included, hygiene of
food handlers, processing sanitation, sanitary place and sanitary equipment. This
type of research is observational with cross sectional method. The population was
295 industrial centers tofu and food handlers in the Village District Kalisari
Cilongok. The sample was 50 industrial centers tofu and 102 food handlers. Data
was collected through interviews, observations and laboratory tests. Data analysis
includes univariate and bivariate (Chi Square). Coliform content of the tofu as much
as 72% are not eligible. The result is that there is a relationship between the
sanitary processing with coliform bacteria content (p = 0,031), there is a
relationship between the sanitary appliance with coliform bacteria (p = 0,016) and
there was no relationship between the sanitary place with coliform bacteria content
(p = 0,753). It is recommended to all managers tofu industry further improve
personal hygiene and sanitation such as the cleanliness of their environment nails,
work clothes, hygiene equipment and processing site.
Kata kuncihygiene, sanitation, coliform bacteria, industrial centers tofu
Pembimbing 1Erna Kusumawati. S.KM.M.Si
Pembimbing 2Saudin Yuniarno S.KM.M.Kes
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.