Artikel Ilmiah : F1C009008 a.n. WAHYU UTAMIDEWI
| NIM | F1C009008 |
|---|---|
| Namamhs | WAHYU UTAMIDEWI |
| Judul Artikel | MANAJEMEN KOMUNIKASI PEREMPUAN BERSTATUS JANDA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pernikahan adalah sebuah ikatan keluarga baru yang terbina antara dua pasang baik dari pihak laki – laki dan perempuan didalam sebuah perjanjian dalam sebuah akad. Dalam menjalin sebuah ikatan banyak sekali fenomena – fenomena hampa yang terkait dengan keretakan dalam sebuah pernikahan yang dengan kata lain bisa disebut dengan perceraian. Fenomena perceraian dari tahun ke tahun di Indonesia cenderung meningkat. Hal ini menunjukkan seolah – olah perceraian telah menjadi jalan yang sangat mudah diambil sebagai solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam rumah tangga. Penelitian ini mengambil tema “Manajemen Komunikasi Perempuan Berstatus Janda”, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen komunikasi janda dalam mengelola kesan (baik verbal maupun non verbal). Menggunakan metode kualitatif dengan ragam penelitian fenomenologis, maka subjek dalam penelitian ini melibatkan janda yang bercerai akibat konflik didalam rumah tangga maupun janda yang ditinggal suami karena meninggal dunia, dengan teknik pemilihan subjek menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa manajemen diri janda pasca perceraian dilihat dari manajemen komunikasi meliputi empat aspek yaitu 1) Kemampuan manajemen diri, dimana janda menerima dirinya sendiri serta memaknai bahwa menjadi janda merupakan cobaan hidup yang mau tidak mau akan terjadi pada setiap perempuan. 2) Tidak ada pengelolaan kesan khusus secara non verbal yang dilakukan janda. 3) Pengelolaan kesan secara verbal janda dengan orang luar dilakukan dengan cara bertutur kata yang baik dengan orang – orang disekitar dan tidak terpancing emosi ketika mendapat tanggapan buruk akan status jandanya. 4) Pengelolaan kesan secara non verbal dengan orang lain dilakukan dengan cara melakukan berbagai kegiatan yang menampilkan diri janda yang merupakan pribadi yang tegar, kuat, mandiri, tetap tersenyum dan tidak ingin dianggap remeh oleh orang lain. 5) Kemampuan manajemen diri yang dimiliki janda dalam menampilkan sosok diri yang tegar, kuat, mandiri dan apa adanya seperti sebelum menjadi janda. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Marriage is a new family relation between man and woman inside the agreement. On the relation process, there are many phenomena that related with damage of the marriage. It is defined by divorce. Divorce phenomenon in Indonesia by year to years tends to increase. It represents as though the easy way to be taken as problem solving. This research entitled “ Communication Management of Single Mother ” so this research aims to know single mother communication management when manage impression (verbal and nonverbal). Using qualitative method with phenomenology study, so the subjects of this research involve single mother that divorce because of internal conflict or divorce because of mortality. Subject selection uses purposive sampling technique. The result evidence single mother self management can be seen from four aspect of communication management such as self management ability, when single mother accepts themselves and interprets it become trials of life that come to women. Secondly, management communication verbally with their family, is shown from not to mention the status. Externally, they have good communication and do not be emotional. Nonverbally with others be done by doing activities that represent them as strong personal and independent. Finally, their self management ability represents themselves as usual personal like before they become single mother. |
| Kata kunci | Pekawinan, Perceraian, Manajemen Komunikasi |
| Pembimbing 1 | Agus Ganjar Runtiko, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dra. Dwi Pangastuti M, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Wisnu Widjanarko |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |